SMSI Bali Dukung Penegakkan Hukum Terhadap Penyebar Hoax

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali, Emanuel Dewata Oja menyatakan mendukung penuh kerja Polda Bali dalam penegakkan hukum terhadap para pelaku penyebar Hoax, fitnah dan ujaran kebencian di Media Sosial (Medsos) yang meresahkan masyarakat. Ia meminta Polda Bali mengusut tuntas pengaduan masyarakat dan laporan-laporan terkait dugaan adanya akun-akun palsu, akun-akun bodong di Media Sosial, sekaligus menangkap dan meproses hukumkan.

Hal ini disampaikan menanggapi adanya wartawan yang juga Pemimpin Redaksi media online wacanabali.com dan barometerbali.com, I Gusti Ngurah Dibia yang kebetulan anggota SMSI Bali kena serangan hoax di Facebook.

“Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Bali. Jangan sampai kasus dibiarkan menguap begitu saja. Saya mohon Polda Bali harus lacak akun penyebar hoax tersebut, tangkap dan proses hukum orangnya agar ada pembelajaran dan efek jera terhadap para penyebar hoax dan ujaran kebencian semacam itu,” ujarnya Jumat 22 September 2023 di Denpasar.

Baca Juga:  Pebiliar Lintas Divisi Masih Diberi Lampu Hijau di Porprov Bali 2025

Pria yang akrab disapa Edo ini mengatakan, Polda Bali memiliki kemampuan IT yang kuat untuk melacak akun-akun palsu, akun-akun bodong penyebar hoax di berbagai plat form media sosial seperti Facebook.

“Tetapi semua ini harus berawal dari adanya keseriusan para penegak hukum untuk menindaklanjuti setiap laporan dan pengaduan masyarakat. Kalau dilihat dari narasi hoax dan ujaran kebencian yang diposting di Facebook dan menimpa I Gusti Ngurah Dibia, saya pastikan pelakunya ada di Bali. Saya kira Polisi punya cara terbaik untuk melacak dan memproses hukum pelaku,” tukasnya.

Baca Juga:  Sekda Badung Membuka Pembinaan Pelayanan Publik 2023

Adanya masyarakat yang mau buang waktu untuk melapor atau mengadukan kasus-kasus pemanfaatan paltform media sosial untuk menyerang orang lain dengan menyebar hoax, fitnah dan ujaran kebencian seperti dalam kasus yang menimpa I Gusti Ngurah Dibia, haruslah dipahami sebagai cerminan kesadaran masyarakat untuk bijak bermedia sosial.

Dipihak lain, munculnya pelaporan atau pengaduan kepada aparat Kepolisian atas adanya kasus-kasus seperti itu, menunjukkan bahwa pada era disrupsi digital seperti saat ini, masyarakat punya rasa percaya yang tinggi kepada Polisi untuk melakukan tindakan-tindakan hukum yang berujung pada upaya pembelajaran positif tentang bagaimana menggunakan media sosial secara bijak, tidak merugikan atau menistakan orang lain.

Baca Juga:  Sekda Alit Wiradana Hadiri Perayaan Natal Bersama MPUK Kota Denpasar

“Sekali lagi kami berharap, Ditreskrimsus Polda Bali bisa serius bekerja untuk membongkar kasus-kasus yang semakin meresahkan masyarakat seperti ini. Tangkap orangnya, hukum dia setimpal dengan perbuatan buruknya. Apalagi ini tahun politik, jika ada akun bodong dan menyebar kebencian, hoax dan atau fitnah langsung berangus saja, karena akan sangat berpotensi menimbulkan keresahan sosial yang meluas. Ini sangat berbahaya bagi keutuhan bangsa,” pungkas Edo. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR