Desa Adat Tata Alur Sungai di Pantai Pandawa Rencananya untuk Rekeasi Anak-Anak

Iklan Home Page

Badung, baliwakenews.com

Desa Adat Kutuh kembali menata alur sungak kering yang beradai di sisi utara Pantai Pandawa. Sungai tadah hujan ini, dulunya sempat dirancang untuk kolam ikan. Namun akibat terbengkalai membuat areal ini terkesan kumuh. “Kami tata ini karena pas di pintu masuk, karena terksan kumuh,” ujar Bendesa Adat Kutuh, Nyoman Mesir, Selasa (21/7).

“Waktu kunjungan belum lama ini sudah sempat menjadi sorotan,” akunya.
Mesir juga mengungkapkan kalau penataan tersebut juga untuk menjadikan sungai tersebut sebagai wahana permainan anak-anak. “,Jadi selain untuk mancing, nantinya akan kami lengkapi dengan sarana permainan anak-anak seperti di Ancol,” ujarnya. Untuk menambah daya tarik, di pinggir singai tersebut nantinya juga akan ditata sedemikian rupa lengkap dengan permainan air mancur. Bahkan kawasan ini akan dirancang sebagai tempat selfie tambahan bagi pengunjung.

Baca Juga:  Strategi Dishub Buleleng Jamin Kelancaran Lalu Lintas Siaga Natal dan Tahun Baru 2025

“Jadi biar tidak jenuh, kalau bosan bermain di laut bisa bermain di kolam ini,” ujarnya. Mantan anggota Dewan Badung ini juga mengungkapkan,berbagai terobosan baru akan terus mengembangkan di pantai pandawa. Apalagi masih ada banyak potensi yang yang perlu digali di pantai berpasir putih tersebut “Jadi kami fokus dulu pengembangan di sini. Baik pengembangan sisi kanan dan kiri pantai, sungai ini, termasuk wacana kereta gantung untuk jangka panjang,” ungkapnya sembari mengungkapkan kalau bentangan pantai pandawa cukup luas dengan panjang sekitar 2 km.

“Belum lagi di sisi barat juga ada lahan desa adat yang cukup luas sekitar 2 hektar untuk nantinya dikembangkan sebagai akomodasi menunjang destinasi ini,” papar Mantan Perbekel Desa Kutuh tersebut. Selain itu, pihaknya juga sedang merancang kawasan dan fasilitas untuk menarik wisatawan mancanegara. Karena sejauh ini, kunjungan masih didoninasi oleh wisatawan domeatik. Manager Pengelola Pantai Pandawa, Wayan Kasim menambahkan, setelah diresmikan dengan terapan tatanan kehidupan era Bali baru, kunjungan ke Pantai Pandawa terus meninggkat. Bahkan rata-rata perhari kunjungan saat ini berkisar 500 orang per hari.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Tinjau Produksi Beras di RMU Pangsan dan Getasan

Di sisi lain, penerapan protokol kesehatan tatanan Bali baru diberlakukan secara ketat oleh pengelola. Kasim memaparkan, pihaknya memang memberlakukan protokol kesehatan secara ketat untuk masuk ke Pantai Pandawa. Selain wajib memakai masker dan cuci tangan, mereka juga harus mengikuti pengecekan suhu yang dilakukan petugas. Dia tidak memungkiri masih ada pengunjung yang terkadang abai untuk mencuci tangan saat masuk. Karenanya lewat pengeras suara, pihaknya setiap beberapa menit rutin menginformasikan tentang protokol kesehatan yang harus dipatuhi. Sedangkan untuk pengawasan di lapangan mencegah kerumunan, pihaknya bersama panitia penerapan era baru di pantai Pandawa terus berkeliling melakukan pemantauan. “Panitia rutin menerjunkan petugas 7 orang untuk memantau di lapangan,” ujarnya. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR