Gianyar, baliwakenews.com
Akan berakhirnya masa jabatan anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bali pada Juli 2023, Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Provinsi Bali telah mengawali tahapan pelaksanaan seleksi dengan sosialisasi kepada masyarakat.
Sosialisasi seleksi ini diselenggarakan mulai dari 12 April hingga 14 April 2023 pada 5 kabupaten yakni Karangasem, Badung, Buleleng, Tabanan, dan Gianyar.
Ketua Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Provinsi Bali, Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si, menjadi pembicara Saat sosialisasi seleksi calon anggota Bawaslu Provinsi Bali di Kabupaten Gianyar, Jumat 14 April 2023. Pada kesempatan tersebut hadir pula Kepala Sekretariat Bawaslu Bali, Ida Bagus Putu Adinatha, AP., M.Si. dan Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan.
Ketua Pansel Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., yang juga menjadi pembicara untuk Sosialisasi di Kabupaten Gianyar, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilakukan dalam rangka memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat Bali baik itu tokoh masyarakat, kaum perempuan termasuk kaum difabel dan masyarakat seluruhnya bahwa ada seleksi calon anggota Bawaslu Provinsi Bali periode 2023-2028.
“Karena waktu sosialisasi yang sangat singkat, kami sudah membagi diri. Ada yang di Buleleng, ada yang di Karangasem, kemudian ada yang di Badung, Tabanan dan saya disini Gianyar,” ucap Wisnumurti, Jumat 14 April 2023 di kantor Bawaslu Gianyar.
Lebih lanjut Oka Wisnumurti menjelaskan, mekanisme seleksi diawali dengan melampirkan berkas lamaran yang dimulai dari 17 April hingga 3 Mei 2023. “Selanjutnya akan ada pemeriksaan berkas, jika tidak ada yang memenuhi, sesuai dengan ketentuan undang-undang kita juga akan adakan perpanjangan waktu. Mudah-mudahan tahap awal ini bisa kita penuhi,” tandasnya.
Seleksi untuk memilih 5 (lima) anggota Bawaslu Provinsi Bali, oleh sebab itu dikatakan setidaknya akan dicari sekitar 40 orang pendaftar. Dari 40 orang calon pendaftar itu sekurang – kurangnya sebesar 30 persen adalah quota perempuan.
“Bagi kaum perempuan, ayo kita bareng-bareng menjadi penjaga demokrasi karena kita sadari keberadaan Bawaslu akan memberikan makna yang sangat luar biasa bagi proses demokrasi yang dilaksanakan,” ajak Ketua KPU Bali tahun 2003 tersebut.
Ditambahkan tahapan Pemilu sudah berjalan, berbarengan dengan adanya proses penggantian anggota Bawaslu. Sehingga setelah terpilih nanti, anggota Bawaslu yang baru harus meneruskan tahapan Pemilu yang sudah berjalan tersebut.
Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan mengatakan terkait sosialisasi ini dirinya sangat mengapresiasi karena akan membuktikan lembaga Bawaslu sangat terbuka kepada masyarakat.
“Dengan demikian kami berharap juga semua komponen masyarakat laki perempuan beserta kelompok difabel juga ikut dalam seleksi ini,” ajaknya.
Sementara sosialisasi di daerah lainnya juga sudah berjalan yang dilaksanakan oleh anggota tim seleksi. Seperti di Kabupaten Karangasem dilaksanakan oleh Dr. Radian Syam, SH.,MH. Kabupaten Badung dan Buleleng oleh Prof. Dr. Putu Gede Arya Sumerta Yasa, SH.,M.Hum dan Dr. I Putu Tuni Cakabawa Landra, SH.,MH. Dan Kabupaten Tabanan oleh Jerry Sumampow, S.Th.
Untuk diketahui Anggota Bawaslu yang sedang berjalan saat ini akan mengakhiri masa tugasnya pada 23 Juli 2023. Dengan demikian anggota Bawaslu yang terpilih nanti akan melanjutkan tahapan tugas anggota Bawaslu yang sudah purnabakti tersebut. BWN-03
































