Mangupura, baliwakenews.com
Pemkab Badung setelah silakukan perhitungan di akhir tahun 2022, ternyata memiliki Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp 1,05 triliun. Silpa ini muncul atas adanya pendapatan lebih dari pelaksanaan KTT G20. Rencananya Silpa ini akan digunakan untuk melanjutkan program pembangunan pemerintah. Hal ini disampaikan Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Senin (9/1)
Menurut Adi Arnawa, setelah dilanda Covid-19 sekitar dua setengah tahun, ternyata kesuksesan KTT G20 memberikan dampak yang sangat besar bagi pendapatan daerah. Hal ini pun menyebabkan adanya Silpa sebesar Rp 1,05 triliun. “Dari rancangan yang kita pasang di Badung ternyata melampaui target dan menciptakan silpa yang begitu besar. Yaitu ada di angka Rp 1,05 triliun,” ujarnya.
Lebih lanjut pejabat asal Desa Pecatu, Kuta Selatan tersebut mengataan, Silpa di anggaran 2022 akan menjadi modal besar dalam melanjutkan program-program pembangunan. Hal ini, terang Adi Arnawa, dalam rangka mensejahterakan masyarakat Kabupaten Badung. “Termasuk bagaimana Bapak Bupati membuat program kebijakan dalam rangka mendorong seni dan budaya. Dalam rangka mendorong desa adat, mendorong banjar-banjar, yowana atau sekaa teruna, termasuk lembaga-lembaga yang ada di badung nanti kita support,” ungkapnya, seraya mengatakan, jika seluruh lembaga bersinergitas dan berkolaborasi akan menjadi kekuatan yang sangat luar biasa. Dalam rangka menjaga pariwisata yang ajeg dan sustainable.
Pihaknya pun mengakui hingga kini Pendapatan Asli Daerah (PAD) memang 85 persen dari pariwisata. Sehingga ada harapan di balik suksesnya G20 masyarakat dunia mempercayai Bali dan khususnya Badung sebagai tujuan wisata. “Kalau (KTT G20) tidak sukses, mungkin orang-orang tidak akan datang kesini. Artinya ini ada suatu angin segar buat kita bahwa Bali ini mendapatkan suatu kepercayaan dari dunia internasional,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, kedepannya menjaga kesuksesan ini harus dipertahankan. Sehingga menjadi PR kedepan dalam rangka untuk menjaga pariwisata yang sustainable. “Mungkin kedepannya kita akan mendorong untuk melaksanakan sport turism. Mungkin orang membuat event olahraga internasional di bali atau di badung sukses juga,” imbuhnya.BWN-05
































