Jasad di Pantai Sanur Diduga Kuat Korban Hanyut di Jembatan Tukad Yeh Ho, Tabanan

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Warga di pesisir Pantai Sanur, digemparkan dengan penemuan jasad perempuan yang mengapung di tengah laut, Jumat (14/10) sekitar pukul 08.30. Yang mengejutkan, jasad tersebut mengenakan helm, jaket, sepatu dan tas gendong.

Hasil pemeriksaan petugas Forensik RSUP Prof. Ngoerah Gede Ngoerah, diperkirakan wanita yang meninggal tersebut masih berusia muda. “Belum ditemukan identitasnya. Nanti saya sampaikan lagi perkembangannya,” kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi.

Menurut Sukadi, jasad tersebut awalnya dilihat oleh Wayan Sueca saat hendak mengambil boat di pinggir pantai. Saat menoleh ke laut dia melihat jasad manusia mengapung di tengah laut. “Jasad tersebut berada di belakang Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur,” tegasnya.

Baca Juga:  Gegap Gempita! Pasangan SANDI Resmi Dapat Dukungan Hanura – Pilkada Tabanan 2024 Dipastikan Semakin Memanas!

Sementara itu, jasad perempuan tersebut, diyakini adalah korban yang terseret arus banjir saat melintas di Jembatan Tukad Yeh Ho, Tabanan. Korban merupakan mahasiswi bernama Luh Gede Puspasari (19).

Seperti dikatakan keluarga dekat korban, Desak Nyoman Ayu Sumariati (45). Wanita yang juga bibi korban itu sempat datang ke Kamar Jenazah RSUP Prof Ngoerah untuk memastikan apakah jasad tanpa indentitas yang ditemukan di Pantai Sanur itu adalah keponakannya.

Baca Juga:  Buru Pelaku Perampokan SPBU, Polisi Lalukan Ini

Berdasarkan foto-foto yang beredar luas dari jasad yang ditemukan mengambang di Pantai Sanur, baju sweater, sepatu putih, celana pendek warna hitam, dan helm Ink warna abu-abu yang dipakai oleh Luh Gede Puspasari. “Meskipun dari tubuh sudah tidak bisa dikenali karena membengkak, apalagi hilangnya sudah tujuh hari, tapi dari pakaiannya saya yakin 90 persen itu dia (keponakan),” ucapnya.

Selain itu, kedua orang tua Luh Gede Puspasari juga telah datang ke RSUP Prof Ngoerah untuk pencocokan identitas. “Korban pendiam. Dia anak sulung dari tiga bersaudara. Keponakan saya itu kuliah di Universitas Saraswati Denpasar. Dan setiap hari pulang pergi dari rumahnya di Banjar Dinas Tanguntiti, Tabanan ke Denpasar untuk kuliah,” Kata Desak Nyoman Ayu.

Baca Juga:  Koster “Ultimatum” Desa dan Lurah di Denpasar: Sampah Organik Harus Tuntas di Sumber

Dikatakannya, bila identifikasi dari rumah sakit dan kepolisian sudah keluar dan jasad itu adalah Luh Gede Puspasari, maka pihak keluarga akan segera menggelar upacara prosesi penguburan. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR