Kerukunan Antar Umat Jadi Program Prioritas, Ketua DPRD Badung Apresiasi Rencana Perayaan Natal Nusantara

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Ketua DPRD Kabupaten Badung, Dr. Drs. Putu Parwata, MK.,MM., mengatakan Kabupaten Bandung memiliki program prioritas yaitu membangun kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama. Hal tersebut disampaikan Selasa, 27 September 2022, menerima sosial panitia perayaan Natal Nusantara, di kediamannya.

Parwata memaparkan Badung membangun kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama dengan membuat program prioritas pengembangan adat, agama, dan budaya. Hal tersebut dikatakan sejalan dengan rencana perayaan Natal Nusantara.

“Ini sesuatu yang baru terjadi, perayaan Natal tapi dirayakan oleh semua umat dengan menampilkan adat, seni dan budaya. Saya sebagai ketua DPRD kabupaten Bandung memberikan dukungan penuh rencana Natal bersama Nusantara ini, ” ucap Parwata.

Baca Juga:  Kawasan Wisata Badung Terancam Rob, BMKG Minta Pesisir Siaga 2–9 Maret

Perayaan Natal tapi yang ditampilkan adalah budaya Nusantara. Masing-masing budaya Bali, Jawa, Sumatra dan sebagainya akan ditampilkan. Perayaan rencananya akan dilaksanakan pada 27 Desember 2022, di Balai Budaya Giri Natha Mandala, Puspem Badung.

“Nah kalau perayaan sudah disatukan dengan budaya maka Indonesia itu akan menjadi hebat. Jadi kita munculkan kebhinekaan ini, Pancasila ini dari Badung, dari Bali untuk Indonesia bahkan untuk internasional, ” ujar Parwata.

Konsep dasarnya Natal Nusantara diharapkan jadi sebagai budaya baru. “Budaya baru yaitu Natal yang selama ini dirayakan umat Kristiani saja, sekarang dirayakan semua umat, ” tukasnya.

Baca Juga:  Pembukaan Forum Penguatan Karakter Bangsa di Badung

Inisiator Natal Nusantara, Pendeta Jonathan Soeharto, S. H. MTh., mengatakan bagaiman natal ini dirayakan bersama, tak hanya milik agama Kristen. “Perlu ada kesatuan, kebangsaan, bagaimana umat lain bisa mengisi acara perayaan ini. Di Bali ini ada banyak suku dan etnis agar bisa sama -sama merayakan natal, ” ucapnya.

Ditegakkan, tak perlu membahas agama, bahwa dari Bali jadi tonggak untuk memperlihatkan kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama. Sehingga nanti yang mengisi acara dari umat dan suku daerah lain.

Pada kesempatan tersebut Ketua FKUB Pusat, Ida Panglingsir Putra Sukahet, mengatasi menggembirakan karena Natal bersama melibatkan semua umat agama dan etnis yang ada di Indonesia. “Harapan kita adalah kebersamaan, kerukunan, ketentraman, kedamaian dan keharmonisan. Ini merupakan bakti kita kepada TYME, ” ucapnya.

Baca Juga:  Dua Wanita Tewas Akibat Lakalantas di Badung

Perayaan ini, sambungnya, memupuk dan membangkitkan rasa kebangsaan terhadap tanah air yang tak lepas dari konsensus bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai NKRI.

“Perayaan Natal Nusantara bisa jadi momentum luar biasa. Untuk semangat kebangsaan dan semangat kebersamaan. Saya ikut ngerastiti ini bisa berjalan lanjar, ” pungkasnya.*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR