Mangupura, baliwakenews.com
Komisi IV DPRD Badung melaksanakan kunjungan lapangan ke Kuta Selatan pada Selasa (21/1/2025). Selain berdiskusi dengan masyarakat dan insan kesehatan di aula Kantor Kecamatan Kutsel dalam Lokakarya Mini Bidang Kesehatan, rombongan yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Badung, Nyoman Graha Wicaksana juga melaksanakan peninjauan ke kantor UPTD Puskesmas Kuta Selatan.
Dalam kegiatan ini Graha Wivaksan didampingi anggota Komisi IV DPRD Badung lainnya, yakni, I Nyoman Sudana, I Gede Suraharja, I Wayan Joni Pargawa. Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, Camat Kuta Selatan Ketut Gede Arta, Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Gusti Ngurah Yudistira dan perwakilan Danramil Kuta Selatan.
Menurut Graha Wicaksana kehadiran komisi IV dalam Lokakarya Mini ini dikarenakan Komisi IV yang juga membindangi kesehatan ingin lebih dekat dan mengetahui permasalahan yang ada di lapangan. Baik itu permasalahan secara internal maupun eksternal.
Selain itu momen ini juga sekaligus untuk mendekatkan pihaknya dengan mitra kerja dan membangun sinergi yang baik dalam menyelesaikan masalah maupun mengawal aspirasi masyarakat. “Kami dari Komisi IV DPRD Badung turun langsung dengan mitra kerja kami yaitu Dinas Kesehatan ke dalam acara lokakarya ini untuk lebih banyak menyelami dan memahami apa yang menjadi kendala di masyarakat,” papar Graha.
Diungkapkannya, dalam acara itu pihaknya banyak sekali mendapatkan penyampaian hal-hal yang perlu diatensi ke depannya. Salah satunya terkait fasilitas kesehatan berupa puskesmas yang masih kurang di Kutsel. Sebab sebagai wilayah terluas kedua di Badung dengan jumlah penduduk terbanyak di Badung, keberadaan Puskemas di Kutsel hanya ada 1. Sememtara itu,. Jumlah penduduk di Kutsel berjumlah sekitar 130 ribu dan belum termasuk pendatang. “Sudah selayaknya di Kuta Selatan mendapatkan tambahan fasilitas kesehatan berupa Puskesms, idelnya 4 Puskesmas,” ucapnya.
Apa yang diserap dari lokakarya ini, nantinya akan diteruskan dengan memberikan saran kepada Pemkab Badung untuk menambah Puskesmas di Kutsel. Selain itu, pada saat penyusunan penganggaran dan rapat bersama Ketua DPRD Badung akan diusulkan agar pengadaan fasilitas kesehatan berupa puskesmas dapat diprioritaskan. Dengam begitu potensi dampak negatif dapat diminimalisir.
Terlebih Kutsel merupakan kawasan pariwisata internasional yang patut dijaga kenyamanan dan pelayanannnya, khususnya di Bidang Kesehatan. “Kami sangat mensupport sekali apa yang dilakukan Dinas Kesehatan. Melalui fungsi kami di dewan sebagai budgeting dan legislasi, kami akan mendorong pembangunan fasilitas kesehatan ini dapat dipriotitaskan,” tegasnya.
Dia menilai jumlah Puskemas di Kuta Selatan minimal ada 2 dan idealnya 4. Bahkan dia berharap agar ke depan ada RS juga di Kutsel yang dikelola Pemkab Badung. “Kami akan rekomendasikan kepada pimpinan kami di DPRD Badung terkait hal ini. Dalam rapat banggar juga akan kami sampaikan agar menjadi prioritas pembangunan ke depan,” pungkasnya.
Camat Kutsel., Ketut Gede Arta tidak mnampik.kalau saat ini baru ada 1 Puskemas di wilayahnya. Karenanya tambahan Puskesmas sangat diperlukan melihat kondisi dan jumlah penduduk maupun dinamika wilayah yang sangattt dinamis.
“Hal ini menjadi usulan prioritas kami di Kuta Selatan. Karena ini yang kita butuhkan, sebab merupakan layanan dasar dan memerlukan penanganan emergency,” pungkas Gede Arta. BWN-04


































