Kedonganan, baliwakenews.com
Seorang siswi asal Kedonganan yang sempat viral di media sosial karena menunggak SPP hingga 10 Juta lebih, Ni Luh Listya Dewi, kini bisa tersenyum. Pasalnya siswi yatim ini kini mendapat bantuan dari LPD Kedonganan melunasi hutang tersebut. Bahkan LPD Kedonganan juga siap menanggung biaya pendidikan siswa Taman Sastra Jimbaran ini hingga selsai di bangku kuliah.
Komitmen LPD Kedonganan tersebut ditunjukaan dengan penyerahan langsung bantuan pelunasan SPP tersebut, Minggu (11/9) di sela-sela perayaan Hut LPD Kedongana ke-32. Penyerahan biaya tunggakan SPP tersebut dilakukan oleh Bendesa Adat Kedonganan, Wayan Mertha didampingi Kepala LPD Kedonganan, Ketut Madra disksikan Para Pemangku, Prajuru serta para tokoh dan pengurus LPD yang hadir di acara tersebut. Selain Listya Dewi, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan beasiswa kepada 3 remaja Kedonganan yang hendak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.
Bendesa Adat Kedonganan, Wayan Mertha mengungkapakan sebenarnya LPD Kedongan sudah sudah mempunyai program dalam pengembangan SDM. Seperti program bantuan beasiswa kepada siswa berprestasi dan yang tidak mampu. “Jika saja informasi kondisi Ni Luh Listya Dewi diketahui dari awal, tentu hal ini tidak sampai terjadi,” ujarnya.
Karenanya untuk menghindari terulangnya hal ini diharapkannya agar terus dilakukan update data di masing-masing banjar. Sementara itu, Kepala LPD Kedonganan Ketut Madra mengatakan selain melunasi tunggakan SPP LPD Kedonganan juga akan membiayai pendidikan Listya Dewi ke tingkat SMA dan sampai selesai di perguruan tinggi.
Terkait adik Listya Dewi yang juga perlu mendapat perhatian, Madra menegaskan hal itu juga akan menjadi perhatian pihaknya di LPD Kedonganan. Namun sesuai mekanisme yang ada pihak keluarga harus mengajukan dulu sebagai warga tidak mampu agar mendapatkan beasiswa dari LPD Kedonganan. “Jika nantinya LPD tidak bisa melakukannya karena ekonomi situasinya masih lesu, kami tetap berkomitmen membantu bersama tokoh masyarajat Kedonganan. Hal ini sesuai komitmen LPD Kedonganan untuk membantu agar tidak ada anak-anak Kedonganan yang putus sekolah,” tegasnya sembari mengungkapkan kalau pemberian bantuan beasiswa sudah dilakukan oleh LPD Kedonganan.
Hanya saja kali ini menjadi spesial, dikarenakan permasalahan Listya Dewi sempat viral di media sosial. “Program beasiswa ini sudah berlangsung sejak tahun 1997. Total siswa berprestasi yang diberikan beasiswa hingga saat ini berjumlah 288 orang. Sedangkan untuk beasiswa kurang mampu berjumlah sekitar 60 orang. Dari yang duduk di bangku SD, SMP, SMA, dan S1. Selain itu beasiswa khusus juga kami berikan kepada mereka yang berpotensi dan berprestasi yang ingin melanjutkan ke S2,” beber Madra.
Sebelumnya sempat viral di media sosial seorang siswi kelas 3 di SMP Taman Sastra, Ni Luh Listya Dewi menunggak SPP sebesar Rp.10.500.000. Hal ini dikarenakan dia tidak mampu membayar kewajiban sekolah ini semenjak ayahnya meninggal dan ibunya menikah lagi. Sedangkan paman yang mengajaknya juga memiliki tanggungan anak yang masih sekolah . Hal inilah yang membuatnya kebingungan karena khawatir tidak bisa melanjutkan sekolahnya. Beruntung pihak sekolah Taman Sastra Jimbaran tetap mengijinkan Listya Dewi mengenyam pendidikan di sekolah tersebut. BWN-04































