Kutuh, baliwakenews.com
Manajemen Pengelola DTW Pantai Pandawa terus bergerak melakukan penataan dan pembukaan zona pasca covid-19. Terlebih dalam waktu dekat destinasi wisata yang berlokasi di Desa Kutuh ini menjadi salah satu lokasi yang akan dikunjungi delegasi peserta G20. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan DTW Pantai Pandawa Desa Kutuh, Wayan Duartha, Rabu (24/8).
Pascacovid sampai sekarang jelas Duartha, pihaknya mulai melakukan eksekusi beberapa program yang sudah dirancang sebelu pandemi. Termasuk ada rancangan yang sudah dieksekusi dan menunggu final. Zonasi yang sudah dibuat terus ditingkatkan menjadi masterplan yang sudah dikoordinasikan dengan Pemkab Badung. Karena pihaknya selama ini menjalin kerjasama dengan Pemkab Badung dalam pengelolaan DTW Pantai Pandawa. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR agar yang dirancang menjadi sesuatu yang legal. Baik terkait apa yang bisa dikembangkan dan juga kaitannya kerjasama dengan pihak ketiga.
Disinggung tentang kegiatan perayqan HUT RI di Pantai Pamdawa, dia berharap perayaan Hut RI ke-77 menjadi momentum bangkitnya pariwisata Bali. Bahkan kalau bisa memacu untuk bangkit lebih cepat. “Ini sesuai dengan tema yang diangkat dalam pengibaran Bendera Raksasa Perayaan Hut RI ke-77 di DTW Pantai Pandawa,” imbuhnya.
Selain itu momen perayaan hari kemerdekaan ini diharapkan menjadi roh dan spirit segala aktivitas yang dilakukan utamanya di DTW Pantai Pandawa. Dalam perayaan Hut RI kali ini, lanjutbdia selain Upacara Bendera yang dilakukan di kantor desa diikuti masyarakat, pihaknya juga melakukan pengibaran bendera raksasa di tebing DTW Pandawa. Pengibraan dua bendera raksasa tersebut dilakukan bersama dengan DPC PDIP Badung.
Dua bendera raksasa ini sekaligus menjadi pemompa semangat bagaimana kecintaan dan kebanggaan kepada negara ini dan menjadi spirit perjuangan dalam aktivitas di Pantai Pandawa. “Saat ini sudah mulai ada peningkatan kunjungan. Selain itu kami juga mempersiapan terkait akan mendapat kunjungan dari delegasi G20. Karena Pandawa masuk dalam agenda salah satu objek wisata yang akan dikunjungi,” bebernya.
Diharapkanta momen ini tentu menjadi ajang promosi bagi pihaknya. Selain itu pembangunan infrastruktur jalan akses di pantai barat dan penataan sebagian kios di sisi barat juga akan dilakukan akhir tahun ini. Hal ini juga seiring dengan akan dilakukannya event Festival Pandawa yang diharapkan bisa menjadi kalender event bagi pemerintah baik daerah maupun pusat. Mungkin tahun ini belum maksimal tapi tahun depan diharapkan ada brand khusus apakah di tingkat nasional atau bahkan internasional. Hal ini seiring dengan selesainya masterplan DTW Pantai Pandawa. Ditambahkannya untuk kunjungan saat ini pada hari biasa berkisar 2000 orang dan pada akhir pekan mencapai 4000 pengunjung. Dia juga mendorong berbagai kegiatan yang bisa dilaksanakan oleh korporasi di sana. Seperti konser yang digelar belum lama ini. Dengan dibukanya tiga zona yang dirancang maka kunjungaan akan terus semakin meningkat. Dia optimis karena beberapa pengajuan pegelaran kegiatan sudah masuk ke pihaknya.
Yakni rencana event charity melibatkan beberapa pengusaha luar negeri, serta pemilihan kawsan Gunung Payung sebagai lokasi shooting film dan sinetron dalam waktu dekat ini. “Target kami bagaiman destinasi Pandawa menjadi lokasi yang nyaman dengan pangsa pasar yang berbeda-beda dan lebih eklusif,” harapnya.
Karenanya pihaknya mengharapkan dukungan pemerintah untuk pembangunan dalam sisi infrastruktur agar pembangunan menjadi terarah. Seperti pembanguan di tebing apa saja yang diperbolehkan sesuai masterplan Kabupaten Badung. “Sedangkan untuk komersilnya kami bekerjsama dengan pihak ketiga,” imbuhbya. Untuk penataan zona ini diperkirakan memerlukan anggaran ratusan miliar. BWN-04
































