3 Kali Ikuti AFC, Bali United Ingin Hapus Dahaga di Asia

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Bali United bukan tim pendatang baru di kompetisi antar klub di Benua Asia atau AFC Cup. Klub yang lahir tahun 2015 ini sudah tiga kali menjadi peserta sejak tahun 2018. Dari segi prestise memang patut dibanggakan, karena tidak sembarangan klub bisa melakoni panggung megah kompetisi AFC ini. Syaratnya hanya satu, berprestasi di dalam negeri.

Tapi dari sisi prestasi di AFC Cup atau sejenisnya, Bali United memiliki raport yang mengecewakan. Sejak 2018 sampai edisi sebelumnya, Bali United belum pernah tembus paling tidak sampai ke ronde ketiga saja atau lolos dari babak penyisihan grup. Kini di tahun 2022 ini, harus menjadi pembuktian pelatih Stefano ‘Teco’ Cugurra untuk membawa Bali United berprestasi, minimal lebih bagus dari sebelum-sebelumnya.

Secercah peluang itu kini hadir. Lewat komposisi materi pemain yang komplit di setiap lini, Serdadu Tridatu mengawali AFC Cup 2022 dengan kemenangan 2-0 atas wakil Malaysia, Kedah Darul Aman FA. Dan Senin (27/6) sore, jika sukses mengatasi wakil Kamboja, Visakha FC, peluang lolos dari grup bisa terbuka sangat lebar.

Coach Teco Cugurra jauh-jauh hari sebelum gelaran AFC Cup berujar jika kompetisi ini menjadi prioritas utama. Bahkan sekelas Piala Presiden saja dikesampingkan Teco. Padahal kata orang, Piala Presiden ini prestise nya tinggi layaknya pra musim rasa liga. “Kami sudah cukup penasaran dengan AFC. Tahun ini kami berkesempatan kembali menjadi wakil Indonesia. Fokus utama dicurahkan ke AFC ini dan Bali United wajib berprestasi,” tegas Teco Cugurra.

Baca Juga:  Panen Sayur, Desa Pemecutan Kaja Salurkan Kepada Masyarakat

Tahun 2018 menjadi kali pertama Bali United tampil di pentas Asia ini. Dua tahun berselang, Serdadu Tridatu kembali bermain di AFC Cup. Dari dua penampilan tersebut, Bali United tampil mengecewakan di kancah Asia.

Menyandang status sebagai runner-up Liga 1 2017, Fadil Sausu dan kolega berhak bertarung di babak penyisihan AFC Champions League 2018. Dengan format dua ronde, Bali United di bawah asuhan Widodo C. Putro, meraih hasil sekali menang dan kalah.

Pada laga ronde pertama menghadapi Tampines Rovers (16/1/18), Serdadu Tridatu berhasil menang telak dengan skor 3-1 berkat gol Fadil Sausu, Ilija Spasojevic, dan Hanis Saghara. Berkat hasil ini, Bali United berhak melaju ke ronde kedua.

Namun, langkah harus terhenti di tangan Chiangrai United (23/2/18). Tim asal Thailand tersebut berhasil mengalahkan Bali United 1-2. Akibat kekalahan tersebut, Serdadu Tridatu turun ke kompetisi AFC Cup 2018.

 

Tergabung dalam Grup G bersama Yangon United (Myanmar), Global Cebu FC (Filipina), dan FLC Thanh Hoa (Vietnam), Bali United masih belum mampu berbicara banyak. Dari enam laga, Serdadu Tridatu hanya mampu meraih 5 poin hasil satu kali menang, dua kekalahan, dan tiga imbang. Catatan tersebut membuat Bali United menjadi juru kunci dan gagal lolos dari fase grup.

Baca Juga:  Debat Perdana, Koster-Giri Langsung Presentasi Animasi Pembangunan Infrastruktur Jalan Cegah Kemacetan Beberapa Titik Krusial di Bali

Kesempatan kedua berlaga di Asia kembali datang bagi tim kebanggan masyarakat Bali ini. Berkat torehan gelar juara Liga 1 2019/2020, Bali United berhak maju ke babak kualifikasi AFC Champions League 2020.

Di laga perdana, kembali bersua Tampines Rovers pada ronde pertama penyisihan (14/1/2020). Kemenangan telak 5-3 atas wakil Singapura itu menjadi modal positif Bali United melangkah ke ronde kedua penyisihan.

Menghadapi Melbourne Victory pada laga kedua, Serdadu Tridatu harus menerima kekalahan besar 0-5 pada laga yang dihelat 21 Januari 2020. Langkah Bali United menuju Liga Champions Asia pun harus kembali pupus. Meskipun demikian, Spasojevic dan kolega masih berkesempatan bermain di AFC Cup 2020.

Bali United harus berjuang menghadapi Quang Ninh FC (Vietnam), Svay Rieng FC (Kamboja), dan United City FC (Filipina) di Grup G. Menjalani tiga pertandingan, Serdadu Tridatu hanya mampu menang satu kali dan menderita dua kekalahan.

Bali United kembali menjadi juru kunci dengan koleksi tiga poin, tepat di bawah Svay Rieng yang ungguh head to head. Kompetisi AFC Cup 2020 pun harus dihentikan akibat pandemi Covid-19 meski masih menyisakan tiga pertandingan.

Musim ini, anak asuh Stefano Cugurra akan mewakili Indonesia untuk ketiga kalinya di ajang AFC Cup. Bali United memulai kiprahnya di Grup G bersama Kedah Darul Aman FC (Malaysia), Visakha FC (Kamboja), dan Kaya FC Iloilo (Filipina). Belajar dari hasil buruk di dua edisi sebelumnya, Bali United harus mampu berbicara lebih banyak dan berprestasi.

Baca Juga:  Pemerintah Pusat Apresiasi Gubernur Koster Atas Capaian Rekor Tertinggi Wisman ke Bali

Berikut adalah rekap perjalanan Serdadu Tridatu selama AFC Cup :

Bali United 1-3 Yangon United
(Selasa, 13 Februari 2018 – AFC Cup 2018)

Global Cebu FC 1-1 Bali United
(Selasa, 27 Februari 2018 – AFC Cup 2018)

Bali United 3-1 FLC Thanh Hoa
(Rabu, 7 Maret 2018 – AFC Cup 2018)

FLC Thanh Hoa 0-0 Bali United
(Selasa, 13 Maret 2018 – AFC Cup 2018)

Yangon United 3-2 Bali United
(Rabu, 11 April 2018 – AFC Cup 2018)

Bali United 1-3 Global Cebu FC
(Rabu, 25 April 2018 – AFC Cup 2018)

Bali United 4-1 Quang Ninh FC
(Selasa, 11 Feb 2020 – AFC Cup 2020)

Svay Rieng 2-1 Bali United
(Selasa, 25 Februari 2020 – AFC Cup 2020)

United City FC 4-0 Bali United
(Rabu, 11 Maret 2020 – AFC Cup 2020)

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR