Jakarta, baliwakenews.com
Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR-Parlemen Kazakhstan I Wayan Sudirta, menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia H.E. Mr. Daniyar Sarekenov yang bertempat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Kamis 9 Juni 2022.
Pertemuan dipimpin secara langsung oleh Sudirta dari F-PDIP ini membahas sejumlah hal terkait upaya peningkatan hubungan kerjasama Indonesia-Kazakhstan. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Anggota GKSB DPR-Parlemen Kazakhstan, Putu Supadma Rudana (F-PD) dan Muhammad Hidayat Nur Wahid (F-PKS).
Sudirta memaparkan hubungan bilateral antara Indonesia-Kazakhstan sudah terjalin selama hampir 30 tahun, karena kedua negara memiliki banyak kesamaan. Baik Indonesia dan Kazakhstan merupakan negara dengan perekonomian terbesar di kawasan. “Indonesia merupakan negara dengan perekonomian terbesar di ASEAN dan Kazakhstan di Asia Tengah, ” ungkap Sudirta.
Lebih lanjut dikatakan People-to-people relation masih menjadi tumpuan penting dalam meningkatkan diplomasi antar kedua negara. “GKSB DPR RI juga mengapresiasi kebijakan bebas visa dari Pemerintah Kazakhstan mulai Oktober 2019 lalu. Hal tersebut membuka potensi pariwisata antara warga negara Indonesia dan Kazakhstan, ” tukasnya.
Dubes Kazakhstan mengapresiasi pertemuan yang berlangsung dan menyampaikan banyaknya potensi kerjasama yang bisa ditingkatkan. Sebagai bagian dari Eurasia Economic Union (EAEU), Kazakhstan dapat menjadi “hub” bagi Indonesia untuk membangun bisnis dengan negara-negara Eurasia seperti Rusia, Belarus, Armenia, Kyrgyzstan dan Kazakhstan.
Untuk diketahui, Kazakhstan saat ini masih mendorong adanya penerbangan langsung Kazakhstan dan Indonesia. Dengan demikian akan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan kedua negara. Pada Agustus 2022 mendatang sejumlah pelaku usaha dan maskapai penerbangan Kazakhstan direncanakan menggelar pertemuan dengan otoritas terkait untuk membahas opsi direct flight tersebut.*BWN-03
































