Denpasar, baliwakenews.com
Bali United akhirnya merasakan berada di puncak klasemen. Kemenangan telak 4-1 atas Persipura di pekan ke-27, Kamis (24/2) malam membuat Serdadu Tridatu mengkudeta posisi yang sebelumnya ditempati oleh Arema FC.
Selain kemenangan itu, Bali United juga diuntungkan kalahnya Arema FC saat laga derby Jawa Timur melawan Persebaya Surabaya, sehari sebelum Bali United berlaga. Pelatih Bali United, Teco Cugurra berpesan kepada pemainnya agar momen ini dijadikan motivasi untuk merealisasikan juara itu.
“Pemain saat ini memang ada yang baru dan belum pernah merasakan juara liga. Saya harap momen ini mereka jadikan motivasi. Sementara pemain lama yang sudah merasakan juara, mereka pasti tahu cara mempertahankan momentum ini,” tegas Teco.
Bali United boleh saja senang dengan hasil ini, tapi ada hal justru diingat. Menjadi pemuncak klasemen bukan berarti juara bisa diraih. Masih ada beberapa pertandingan lainnya yang harus dilewati dan tentunya kewajibannya adalah sapu bersih kemenangan.
Selanjutnya, Persela Lamongan adalah lawan yang dihadapi di pekan ke-28 nanti. Di atas kertas, skuad Teco masih tetap diunggulkan. Tapi Teco tak mau gegabah dan tetap menilai lawan Persela layaknya final. “Setelah ini kami recovery dan menyiapkan strategi. Kami respect dengan Persela dan kami wajib kerja keras kembali jika ingin menang,” tuturnya.
Dalam kemenangan atas Persipura itu, menjadi momen yang menggembirakan bagi Spasojevic. Pemain berjuluk Si Traktor ini mencetak satu gol dan menambah pundi-pundinya menjadi 19 gol sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak sementara. Spaso hanya unggul satu gol dan bisa saja dikejar oleh penyerang Persik Kediri, Youssef Ezzejjari yang mengoleksi 18 gol. BWN-06

































