Canggu, baliwakenews.com
Cabang olahraga (cabor) padel tenis mulai dikenal di Indonesia. Olahraga asal Spanyol ini lahir di Bali. Bahkan di Bali saja, sudah ada 70 lapangan padel tenis yang tersebar dan mayoritas berada di Badung.
Tapi, meski lahir di Bali, padel tenis belum begitu massif perkembangannya. Sehingga pengurus padel tenis pusat Indonesia kini memiliki tantangan yakni ingin membentuk kepengurusan di Indonesia sebanyak 16 pengurus provinsi (pengprov). Serta menjadi cabor yang dipertandingkan secara ekshibisi di arena PON XXI/2024 Aceh-Sumut mendatang.
Menurut Galih Dimuntur Kartasasmita ditunjuk sebagai Ketum Pengurus Besar Padel Indonesia (PB PI), dua pekan lalu, eksebhisi Pra-PON padel tenis sudah digelar di Jakarta. Saat itu, Menpora Dito Ariotedjo datang langsung untuk menyaksikan pertandingan. Ia pun mendukung agar padel tenis bisa dipertandingan PON XXI/2024, Sumut-Aceh dengan status cabor eksebhisi. Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) pun menyambutnya dengan positif.
“Sekarang statusnya kami jadi anggota istimewa di KONI dan bisa menjadi cabor eksebhisi di PON nanti. Syarat minimal adalah kami harus mendirikan enam Pengprov di Indonesia. Ini tugas saya dalam dua bulan kedepan,” beber Galih Dimuntur saat event Padel Open Tournament 2023 di Jungle Padel Canggu.
Kejuaraan ini bertujuan untuk mengenalkan olahraga padel secara lebih luas lagi. Bukan hanya di Bali, tetapi di seluruh Indonesia meskipun Bali menjadi tonggak awal perkenalan olahraga padel tenis di Indonesia. “Sekarang baru lima Pengprov PI yang terbentuk seperti Bali, Banten, dan Jawa Barat. Kami memiliki target untuk bisa membentuk Pengprov PI di Sumatera Utara, NTB, NTT, Jateng, dan Jatim. Kandidatnya sudah ada, tinggal disahkan saja,” jelas Galih Dimuntur.
Selain Pengprov, Galih juga mencoba untuk bisa mencari bibit-bibit atlet padel tenis di Indonesia karena di Olimpiade Paris, 2024, padel tenis juga dipertandingan secara eksebisi. Sebenarnya tidak sulit untuk mencari bibit atlet padel tenis Indonesia, sebab perkembangannya cukup pesat. “Misalnya saja di Bali. padel tenis baru ada sejak 1,5 tahun lalu, tetapi hingga sekarang sudah ada sekitar 70 lapangan padel tenis yang tersebar. Di Jakarta saja baru ada tiga tempat, Banten tepatnya di PIK ada empat tempat,” ungkapnya.
Tugas lain dari Galih Dimuntur adalah bisa memperkenalkan olahraga padel tenis lebih luas lagi. “Itu sebabnya gelar turnamen ini. Hampir seluruh klub padel tenis di Bali ambil bagian. Ada juga yang dari Jakarta, pemain-pemain padel tenis Indonesia juga ada,” terangnya.
“Kami juga mencoba menjalin hubungan yang baik dengan Australia karena kebetulan mantan ketua padel tenis Australia juga hadir. Kami ingin membesarkan olahraga ini,” tandasnya. BWN-06

































