Denpasar, baliwakenews.com
Pengkot E-Sport Indonesia (ESI) Denpasar tak main-main dalam urusan mencari bibit player e-sport. Langkah ini dilakukan untuk menggali potensi atlet yang nantinya disiapkan untuk event-event saat membawa nama ESI Denpasar maupun Kota Denpasar dalam olahraga multi event.
Seperti agenda ESI Goes to School yang dicanangkan pihak ESI Denpasar dengan mensosialisasikan keberadaan E-Sport di kalangan pelajar di Kota Denpasar. Menurut Ketua Umum Pengkot ESI Denpasar, Nyoman Adikarya Nugraha, Jumat (7/1) agenda itu akan digeber mulai Februari mendatang dengan menyasar SMP dan SMA/SMK di Kota Denpasar. “Tapi terlebih dahulu kami akan beraudensi dengan pihak Disdikpora Provinsi Bali dan juga Kota Denpasar. Kami ingin memperkenalkan lebih jauh apa itu e-sport, terutama di kalangan guru,” tegas Adikarya.
Hal itu dilakukan mengingat E-sport saat ini sudah masuk menjadi bagian olahraga prestasi yang tentunya ada prestise serta kebanggaan tersendiri bagi atlet e-sport ketika berhasil menjadi juara. Bahkan ESI kini sudah terdaftar resmi menjadi anggota dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
“Sosialisasi itu kami rangkai dengan sosialisasi event Denpasar Gaming League (DGL) yang akan diputar bulan depan. Sosialisasi ini sekaligus mengedukasi bermain yang sehat, pendampingan untuk memberikan masukan pola latihan dan sosialisasi e-sports kepada guru,” tegasnya.
Termasuk juga bagaimana pembinaan atlet-atlet pelajar yang dibina menuju ajang Porprov Bali ke depannya. “Kami harap lewat sosialisasi ini, di ajang Denpasar Gaming League nanti dibanjiri peserta dari kalangan pelajar, karena kami juga mengkhususkan kategori pelajar di dalamnya. Nantinya, tim pelajar membawa nama masing-masing sekolah,” tandas Adikarya sembari mengatakan sosialisasi ke sekolah-sekolah ini adalah kegiatan pertama kali dilakukan oleh pengurus E-sport di Bali. BWN-06
































