Sading,baliwakenews.com
Setelah pihak eksekutif melakukan pemantauan vaksinasi untuk anak, hal tersebut juga dilakukan Komisi IV DPRD Badung. Legislator Badung itu memantau pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 di SDN 4 Sading, Rabu 22 Desember 2021. Pemantauan dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan memastikan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak berjalan dengan baik. Hadir juga dalam pemantauan, Wakil Ketua Komisi IV Nyoman Gede Wiradana, Anggota Luh Gede Rara Hita Sukma Dewi, Luh Putu Sekarini.
Ketua Komisi IV DPRD Badung, Made Sumerta meminta para guru dan tim medis selain edukasi, untuk melakukan pendekatan kepada anak-anak agar tidak takut divaksin. Jangan sampai anak-anak ada yang mengalami trauma saat divaksin. “Dulu kita aja mau disuntik kan lari, ini pengalaman. Jadi tidak boleh menakut-nakuti anak. Tugas tambahan dari guru dan tim medis adalah menenangkan anak agar tidak takut divaksin. Karena nanti juga akan ada vaksin berikutnya,” ujarnya di sela-sela kunjungan.
Hingga pelaksanaan vaksinasi kedua nanti, Sumerta berharap anak-anak tetap sehat dan tidak ada efek samping yang berat. Vaksinasi ini juga diharapkan bisa menghindari anak-anak dari Covid-19. Apalagi, pembelajaran tatap muka sudah dimulai. “Vaksin apapun kan ada efeknya, agar tidak multitafsir sehingga perlu disampaikan agar anak-anak tidak takut. Misalnya ada panas seperti efek orang dewasa yang divaksin, itu jangan sampai anak-anak takut. Orang tua juga harus benar-benar mengawasi anaknya,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dr. Nyoman Gunarta mengatakan, dari pemantauan hari ini, laporan KIPI belum ada. “Semoga saja tidak ada, karena jika ada akan berpengaruh pada proses kelanjutan vaksinasi untuk anak ini. Untuk saat ini vaksinasi sudah mencapai 35 persen dari target yang diinginkan. Hari ini yang paling banyak ada di 30 tempat dengan target sekitar 4500 anak dari usia 6-11 tahun,”ungkapnya. BWN-05





























