Mangupura, baliwakenews.com
Kodam IX/Udayana membentuk tim investigasi untuk menyelidiki wafatnya prajurit TNI I Nyoman Trika Daryanta (22). Tim tersebut mulai meminta keterangan rekan-rekannya di tempatnya bertugas di Singaraja, pihak keluarga dan memeriksa handphone korban asal Banjar Selanbawak Kelod, Desa Selanbawak, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali itu.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Letkol Kav Antonius Totok Yudiarto P, mengaku belum bisa memberikan keterangan mendalam, sebab tim investigasi masih dalam proses pendalaman. “Saya belum bisa bicara hasilnya. Tim nasih bekerja,” ujarnya, Munggu 5 Desember 2021.
Dilanjutkannya, jenazah almarhum telah selesai divisum di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Udayana, Denpasar. Dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Hanya luka jeratan di leher akibat tali yang mengikat saat tragedi itu. Namun tindakan Otopsi tidak dilakukan sesuai permintaan keluarga yang ingin secepatnya memakamkan almarhum,” ujar Letkol Totok.
Korban diketahui baru selesai menjalani pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang II Ta 2020 dengan nomor T.473 di Singaraja, Buleleng. Korban yang berpangkat prajurit dua (Prada) ditugaskan pada Kesatuan Batalyon Infanteri Raider 900/SBW, juga di Singaraja.
Diberitakan sebelumnya, pria yang diduga oknum anggota TNI berinisial I Nyoman TD (22) ditemukan tewas tergantung di Jembatan Bangkung, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu 4 Desember 2021.
Korban yang beralamat di Banjar Selanbawak Kelod, Desa Selanbawak, Kecamatan Marga, Tabanan itu, diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Polisi masih mendalami motif dan memastikan penyebab korban bunuh diri. “Diperkirakan korban gantung diri saat dini hari. Korban ke TKP mengendarai sepeda motor yang diparkir di bagian barat jembatan,” ucap sumber petugas.
Awalnya jenazah anggota TNI itu ditemukan oleh warga sekitar, pada pukul 09.00 WITA. Kemudian warga melapor ke anggota Polsek Petang yang patroli. “Evakuasi jenazah korban baru bisa dilakukan sekitar pukul 14.30 dengan katrol,” tegasnya, seraya mengatakan dari lokasi petugas menemukan jaket TNI dan topi bertuliskan sniper. BWN-01

































