Denpasar, baliwakenews.com
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) menyelenggarakan Ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang I. Pelaksanaan tes akademik pada Sabtu 10 April 2021 dipantau langsung oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali, Rektor dan Wakil Rektor Unwar, Direktur Pascasarjana, Direktur Sekolah Vokasi dan Dekan di lingkungan Unwar, Para Pejabat Struktural di lingkungan Unwar serta Panitia Penmaru Unwar.
Ujian seleksi dibagi menjadi 2 tahap yaitu tahap pertama dilaksanakan pada Jumat 9 April 2021 lalu berupa Test Psikologi. Sementara, tahap kedua yang dilaksanakan pada Sabtu 10 April 2021 berupa tes akademik dengan sistem CBT (Computer Based Test) yang berlangsung di Gedung FKIK Unwar.
Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp.FK., mengatakan peserta yang mendaftar online sebanyak 291 orang dan peserta yang datang mengikuti tes akademik 220 orang. Seleksi penerimaan mahasiswa baru FKIK Unwar diadakan dua gelombang. Dan saat ini dilaksanakan gelombang I. Tes terdiri dari tes psikologi dan tes akademik dengan tetap menekankan protokol kesehatan yang ketat dengan harapan calon mahasiswa baru tidak terpapar Covid-19.
Tes akademik dengan sistem CBT ini dalam rangka untuk mengetahui kemampuan akademik dari calon mahasiswa. “Untuk tes CBT kita lakukan 2 fase, sebelum calon mahasiswa masuk ke ruangan CBT kita karantina dulu di ruang khusus, mereka menunggu dan diganti maskernya dan jika sudah jam yang ditentukan mereka akan masuk ke ruang CBT. Sebelum ujian mereka harus dikarantika dulu karena kita ada 2 shift. Setelah yang pertama keluar semua, kita lakukan sanitisai ruangan baru yang kedua bisa memasuki ruangan. Jadi tetap protokol kesehatan kami lakukan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., mengatakan penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2021/2022 ini khusus untuk FKIK Unwar jumlah yang mendaftar meningkat 11,7% dibandingkan tahun lalu meskipun di masa pandemi Covid-19. Ini dianggap sebagai sebuah kejutan dari upaya-upaya yang telah dilakukan pihaknya dalam rangka mensosialisasikan dengan intensif eksistensi atau keberadaan FKIK Unwar.
Lebih lanjut dikatakan hal tersebut juga tidak lepas dari mutu sebagai visi dari FKIK Unwar yang dijaga dengan sangat baik. Infrastruktur atau sarana prasarana yang dimiliki juga sudah sangat mendukung proses belajar mengajar agar proses belajar mengajar menjadi kondusif . Ini menjadi ‘outcome’ dari apa yang telah dilaksanakan dalam perbaikan di semua sektor pendidikan, SDM, kurikulum, infrastruktur, dan yang lainnya secara berkelanjutan.
Outcome yang dimaksud salah satunya adalah kelulusan dalam uji kompetensi Dokter Indonesia yang merupakan salah satu indikator yang sangat sensitif untuk menilai mutu luaran sangatlah memuaskan. “Rata-rata kelulusan dari mahasiswa FKIK Unwar adalah diatas 93,7%. Itu jauh di atas rata-rata nasional, ini sangat membanggakan, ” ucap Dewa Widjana.
Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali , Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengucapkan selamat kepada FKIK Unwar yang telah meraih akreditasi sangat baik dengan angka 350. Nilai ini dikatakan menunjukkan bahwa FKIK Unwar mampu melaksanakan kegiatan Tri Dharma dan non akademik yang sangat baik. Bukti lainnya yaitu kelulusan UKDI FKIK Unwar yang di atas rata-rata nasional.
Pada rekrutmen mahasiswa gelombang I di masa pandemi ini justru mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan gelombang I tahun yang lalu. Ini menunjukkan FKIK Unwar telah mampu memberikan yang terbaik untuk anak didiknya. “Saya merasa sangat bangga dan mudah-mudahan tes hari ini bisa dilaksanakan dengan baik dan bagi saya memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah dari Karangasem sampai dengan Jembrana untuk bisa mendapatkan pendidikan kedokteran di FKIK Unwar”, pungkas Wisnumurti. *BWN-03

































