Nyepi, Jalan Tol Bali Mandara Tutup 32 Jam Kecuali untuk Ini

Iklan Home Page

Kuta, baliwakenews.com

Sebagaimana diberlakukan pada tahun-tahun sebelumnya, operasional Jalan Tol Bali Mandara dipastikan tutup untuk sementara saat perayaan Nyepi. Dimana untuk kali ini adalah selama 32 jam, mulai Sabtu (13/3) pukul 23.00 WITA hingga Senin (15/3) pukul 07.00 WITA. “Ini adalah bentuk komitmen kami dalam rangka menghormati perayaan hari besar umat Hindu di Bali, sekaligus turut melestarikan nilai budaya dan kearifan lokal di Bali. Pemberlakuan ini juga memperhatikan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 003.1/15191/PK/BKD tanggal 3 Nopember 2020 tentang Hari Libur Nasional Cuti Bersama dan Dispensasi Hari Raya Suci Hindu di Bali Tahun 2021,” ungkap Direktur Utama PT Jasamarga Bali Tol I Ketut Adiputra Karang, Kamis (11/3) sembari mengucapkan selamat Nyepi bagi segenap masyarakat yang merayakan. Namun itu secara khusus hanya untuk hal yang bersifat emergency atau darurat semata jalan Tol akan tetap dibuka. “Jadi kalau untuk situasi emergency seperti kebutuhan ambulans untuk melintas, Jalan Tol Bali Mandara tetap bisa dilalui dan itu tidak dikenakan tarif,” ucapnya.

Baca Juga:  Lomba Tapel Ogoh-ogoh Mangucita, Lahirkan Kreator Muda Berbakat

Terpisah Public Relations & Community Development Senior Officer PT Jasamarga Bali Tol (JBT) Putu Gandi Ginantra, menambahkan penutupan sementara operasional Jalan Tol Bali Mandara terbilang sudah menjadi hal rutin di setiap perayaan Nyepi. Namun sejumlah petugas dipastikan tetap disiagakan, termasuk untuk menyikapi kemungkinan penggunaan ruas jalan tol sebagai jalur emergency. “Jadi nanti akan ada beberapa petugas yang disiagakan di masing-masing gerbang tol,” imbuhnya

Baca Juga:  Karyawan Vila Tewas Tersengat Listrik

Di bagian lain Gandi dengan tegas mengaku kurang sepakat jika istilah “potensial lost” dikaitkan dengan perayaan Nyepi. Karena penutupan sementara Jalan Tol Bali Mandara saat Nyepi, sudah merupakan komitmen pihaknya dalam rangka menghormati kearifan lokal. “Tapi jika melihat traffic harian belakangan ini, karena sekarang situasinya masih pandemi, jadi tentu masih terbilang rendah. Utamanya kalau dibandingkan dengan kondisi normal,” ungkapnya sembari menambahkan kalau sebelum pandemi, traffic di Jalan Tol Bali Mandara bisa mencapai rata-rata 45 ribu kendaraan/hari. Sementara sekarang ini, rata-rata hanya mencapai 9 hingga 12 ribuan kendaraan/hari. BWN-04

Baca Juga:  Badung Cairkan Dana Kreativitas Ogoh-Ogoh Sebesar Rp 11 M Lebih Kepada 580 Sekaa Teruna

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR