47 KK Terdampak Banjir di Pancasari, Warga Bertahan di Rumah Rusak

Iklan Home Page

Buleleng, Baliwakenews.com

Banjir dan tanah longsor yang menerjang Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, pada Minggu (11/1) pukul 16.00 WITA terus menyisakan dampak bagi warga. Sebanyak 47 kepala keluarga tercatat terdampak, sebagian rumah mereka kini dipenuhi lumpur, tembok retak dan pelinggih yang roboh diterjang material yang hanyut terbawa air.

Sejumlah titik, yakni Banjar Dinas Peken, Buyan, Lalang Linggih, Karma, dan Dasong, pada Senin (12/1) masih tampak berantakan. Lumpur setinggi mata kaki menutup jalan gang, sementara perabotan rumah warga dijemur di depan rumah dalam kondisi basah dan rusak. Di beberapa lokasi, batu-batu besar dari lereng masih memenuhi pekarangan.

Baca Juga:  Jadi Event Rutin, Gubernur Koster Support Lomba Baleganjur HUT RI Hadiah Rp 100 Juta

“Semalam kami tidak tidur. Hujannya masih deras, takut longsor susulan,” kata seorang warga Banjar Lalang Linggih yang dapurnya rusak terseret air bercampur tanah.

Tim gabungan BPBD Buleleng, PMI, perangkat desa, Satpol PP, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta warga setempat sejak pagi melakukan pembersihan massal. Penyedotan air dan evakuasi material besar menggunakan pompa dan alat manual telah diselesaikan pada siang hari. BPBD turut menyalurkan 40 matras untuk kebutuhan darurat keluarga terdampak.

Baca Juga:  Tak Lagi Identik dengan Razia, Satpol PP Buleleng Ajak Warga Ikut Bertugas Lewat Program "SABA POL PP"

Hingga Senin sore, aktivitas warga mulai pulih namun masih dalam kondisi terbatas. Sebagian warga memilih tetap bertahan di rumah meski bangunan belum sepenuhnya aman, sambil menunggu pendataan kerusakan dari BPBD. Aliran listrik di beberapa titik masih tidak stabil dan akses jalan kecil antarbanjar sesekali tersendat karena lumpur tebal.

Baca Juga:  Bertumbuh di Tengah Pandemi Kadiskop Badung Apresiasi Koperasi Pandawa Desa Kutuh

Pemerintah desa menyiapkan titik kumpul darurat jika cuaca kembali memburuk. Petugas pemantau dari BPBD masih berjaga, mengingat kondisi tanah di perbukitan Pancasari disebut masih labil dan rentan longsor susulan.

“Kami terus memonitor. Warga diminta tetap waspada karena cuaca ekstrem belum berakhir,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Buleleng.BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR