Mangupura, Baliwakenews.com – Jalan Raya Canggu–Tanah Lot, Badung, berubah menjadi arena keributan antara warga lokal dan sepasang warga negara asing (WNA), Minggu 30 Agustus 2026 sore. Seorang pria WNA diduga memukul warga lokal setelah perselisihan di tengah jalan. Aksi tersebut direkam warga dan menyebar luas di media sosial.
Video yang beredar memperlihatkan seorang pria WNA berpakaian hitam berdiri di dekat warga lokal yang terbaring di aspal. Pria tersebut terlihat bergerak seperti hendak memukul.
Beberapa warga langsung mendekat untuk menghentikan keributan. Arus kendaraan di ruas Canggu–Tanah Lot pun tersendat karena warga berkumpul di lokasi.
Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti mengatakan, polisi telah turun menyelidiki peristiwa tersebut. Polisi mendatangi lokasi, meminta keterangan saksi, serta mengumpulkan rekaman video yang dibuat warga.
“Petugas telah melakukan pengecekan dan pendalaman guna mengungkap identitas serta kronologis kejadian secara lengkap,” kata Inastuti, Selasa (2/9).
Saksi bernama Sofyan Efendi, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WITA. Saat itu sepasang WNA melintas menggunakan sepeda motor dari arah timur. Keduanya disebut diduga berada dalam pengaruh minuman beralkohol.
Ketegangan bermula ketika seorang warga lokal menegur pasangan WNA tersebut. Persoalan kemudian melebar ketika mereka berhenti di depan warung milik Efendi. Pasangan WNA itu diduga memberhentikan warga lokal yang sebelumnya disebut sempat bersenggolan dengan sepeda motor mereka.
Perselisihan kemudian pecah menjadi keributan. Pria WNA tersebut diduga melakukan pemukulan terhadap warga lokal. Adegan inilah yang kemudian direkam warga dan menjadi bahan perbincangan di media sosial.
“Selanjutnya terjadi perselisihan yang berujung pada dugaan pemukulan yang dilakukan oleh WNA pria terhadap pria warga lokal tersebut,” ujar Inastuti.
Warga sekitar berusaha memisahkan kedua pihak sebelum situasi semakin memanas. Setelah berhasil dilerai, pasangan WNA tersebut meninggalkan lokasi. Warga lokal yang diduga menjadi korban juga pergi dari tempat kejadian.
Polisi belum menyampaikan identitas WNA yang diduga terlibat maupun kondisi warga lokal yang disebut menjadi korban. Polsek Mengwi masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk memastikan rangkaian peristiwa tersebut, termasuk dugaan pemukulan yang terekam dalam video.
Penyelidikan dilakukan setelah video keributan itu viral. Polisi kini menelusuri identitas pihak-pihak yang terlibat serta mencocokkan rekaman yang beredar dengan keterangan saksi di lokasi. BWN-01

































