Wawali Denpasar Arya Wibawa Dukung Riset Ideathon Bali Kembali Untuk Tracing dan Tracking Kasus Covid- 19

Iklan Home Page

Denpasar- baliwakenews.com

Mempersiapkan Bali Bebas Covid – 19, ITB STIKOM Bali mendapat kepercayaan dari Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) untuk melakukan Riset Ideathon Bali Kembali. Riset ini kolaborasi dengan Bamboomedia untuk mengimplementasikan aplikasi berbasis QRCode guna melacak mobilitas penduduk kota Denpasar.

Ketua Riset Ideathon, Evi Triandini saat audiensi dengan Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa di Kantor Walikota Denpasar Selasa 5 Oktober 2021 mengatakan untuk menyukseskan kegiatan ini ITB STIKOM Bali kolaborasi riset dengan Bamboomedia dan Kominfo Kota Denpasar sehingga dapat mengimplementasikan Sistem Tracing dan Tracking Mobilitas Penduduk Denpasar Berbasis QRCode.

Lebih lanjut Evi Triandini mengatakan, dengan aplikasi khusus berbasis QRCode ini, jika ada orang yang terkonfirmasi  positif Covid – 19 mendatangi suatu pusat keramaian dan melakukan kontak erat dengan orang-orang di sekelilingnya, otomatis data orang tersebut akan tercatat dalam Big Data. Selanjutnya Big Data ini segera mengeluarkan informasi akurat tentang berapa orang yang terpapar dari satu kerumunan tadi kepada Satgas Covid – 19.

Baca Juga:  Kumpulkan Pelaku Usaha, Gubernur Koster Minta Segera Jalankan Gerakan Bali Bersih Sampah

“Mekanismenya, setiap lokasi yang banyak dikunjungi oleh masyarakat akan dipasang QRCode. Setiap orang mendatangi suatu lokasi pusat keramaian diminta untuk download aplikasi SpeedID yang telah dikembangkan oleh Tim Riset Bamboomedia,” ungkapnya.

Dengan aplikasi khusus berbasis QRCode dan Big Data, Satgas Covid – 19 akan memperoleh informasi lebih akurat mengenai jumlah orang yang terpapar, dan orang yang sempat berinteraksi dengan orang yang terpapar akan mendapatkan notifikasi supaya dapat melakukan pengecekan kondisi kesehatannya.

Baca Juga:  Dilengkapi Jogging Track dan Gazebo, Embung Sanur Jadi Obyek Wisata Baru Di Kota Denpasar

Menurut Evi Triandini, dibandingkan dengan penanganan Covid – 19 menggunakan pola lama, tidak bisa mengetahui secara jelas pergerakan seseorang yang telah terkonfirmasi positif Covid – 19. “Tapi dengan aplikasi khusus ini dia tak bisa menghindar, pasti terlacak dengan segera,” tegas Evi Triandini.

Manfaat lain dari proyek penelitian ini bahwa dengan melakukan tracing kemungkinan orang yang terpapar Covid – 19 berdasarkan data mobilitas dari pasien Covid – 19 adalah adanya notifikasi langsung dari Satgas Covid – 19 ke para pengguna smartphone.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memberikan apresiasi terhadap riset yang dilakukan oleh ITB STIKOM Bali. Menurutnya riset ini bagus untuk sistem tracing dan tracking mobilitas publik berbasis QR Code dan Big Data, untuk mendukung pembukaan Pariwisata Bali.

Baca Juga:  Agung Rai Wirajaya Gandeng BPD Padangsambian Kaja Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Riset berbasis QRCode ini bagus karena bisa mendeteksi  jika ada orang yang terkonfirmasi  positif Covid – 19 mendatangi suatu pusat keramaian dan melakukan kontak erat dengan orang-orang di sekelilingnya, otomatis data orang tersebut akan tercatat dalam Big Data.

“Dengan adanya riset ini bisa membantu Pemkot Denpasar dalam pelaksanaan event Denpasar Festival yang akan datang serta event event lainnya,” kata Arya Wibawa.*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR