baliwakenews.com – Penipuan dengan modus pembayaran di tempat (Cash on Delivery/COD) kerap meresahkan warga. Seorang ibu rumah tangga di Jakarta Barat, menjadi korban setelah menerima paket COD senilai ratusan ribu rupiah yang ternyata berisi barang palsu.
Korban berinisial R (38) menerima paket pada Senin (7/4/2025) siang. Awalnya, dia tidak menaruh curiga karena mengira paket tersebut dipesan oleh anggota keluarganya.
“Saya pikir itu pesanan suami saya, jadi saya langsung bayar Rp350.000 ke kurir. Pas dibuka, isinya cuma botol kosong dan barang-barang aneh,” ujar R.
Terkait penipuan tersebut, aparat kepolisian mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan waspada. Sebab, kasus ini masuk dalam kategori penipuan berbasis data acak yang disalahgunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.
“Pelaku biasanya menggunakan nama dan alamat korban yang diambil dari data online atau marketplace. Mereka mengirimkan paket acak dan berharap korban membayar karena merasa lupa pernah memesan,” jelas salah seorang petugas.
Pihak kepolisian mengimbau warga untuk lebih berhati-hati, terutama dalam menerima paket COD yang tidak diketahui asal-usulnya. Masyarakat juga diminta segera melapor jika menemukan kasus serupa.
Sementara itu, perusahaan ekspedisi yang digunakan dalam pengiriman juga tengah dimintai keterangan. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan guna menelusuri pengirim asli serta pola penipuan yang digunakan.
Kasus serupa sebelumnya juga sempat terjadi di sejumlah kota besar lain seperti Surabaya dan Bandung, menandakan pola ini bukan kejadian tunggal. BWN-01

































