Tidak Puas Gelar Jawara, Ketut Cana Ingin Karyanya Jadi Nilai Tambah Bagi Masyarakat

Iklan Home Page

Singaraja, baliwakenews.com

Raihan jawara Nasional bukan semata menjadi puncak tujuan dalam karyanya, melainkan awal peluang mencari “cuan” atau nilai tambah baik bagi dirinya maupun orang lain. Bermodalkan keuletan pantang menyerah dan prinsipnya peduli lingkungan, Ketut Cana, pemuda kebanggaan Buleleng asal Sinabun ini berhasil menunjukkan kualitas diri menciptakan teknologi tepat guna.

Kini, ketika searching di google dengan mengetik nama Ketut Cana, maka akan muncul sosok pemuda ini dengan berbagai informasi luar biasa terkait raihannya menjadi jawara tingkat Nasional dalam Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG).

Baca Juga:  Laris Manis! Pasar Rakyat PKK di Buleleng Catat Omzet Rp716 Juta dalam Sehari

Ketika disinggung prihal jawara, Ketut Cana mengaku bahwasanya prestasi gemilang tempo hari bukan menjadi titik puncak tujuannya menciptakan alat pencetak 3D filamen dari limbah botol plastik, masih terdapat harapan dan tujuan yang lebih tinggi lagi.

“Jawara kemarin, saya rasa belum menjadi puncak tujuan, ini masih awal untuk kedepannya membuka peluang dan menjadi nilai tambah bagi lapisan masyarakat serta membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Mewujudkan hal itu, Ketut Cana pun kini tengah melakukan pengujian berbagai ide-ide kreatif terkait TTG yang tentunya memuat unsur sampah, bukan hanya jenis anorganik melainkan juga sampah organik.

Baca Juga:  Disdukcapil Buleleng Launching 3 Inovasi Kemudahan Layanan Kependudukan

Pihaknya menegaskan, rencana ke depan prihal karya TTG akan menciptakan karya kreatif yang mampu lebih mendorong agar generasi muda maupun berbagai kalangan masyarakat turut serta dalam tujuan utamanya mengurangi sampah plastik.

Ditambahkan, rencana kedepannya itu tidak sebatas hanya menciptakan karya 3D filamen, melainkan juga jenis karya lainnya mengikuti perkembangan pasar.

“Kedepannya tidak hanya lewat 3D filamen saja, saya berencana menciptakan karya lainnya yang bersumber dari sampah, tentunya menarik dan mengikuti perkembangan pasar. Saya masih terus belajar, intinya saya ingin karya saya bisa memberdayakan masyarakat,” harap Ketut Cana.

Baca Juga:  Hingga Maret, Penerimaan Pajak Daerah Kota Denpasar Capai Rp 381 Miliar Lebih

Selain itu, Ketut Cana juga mengharapkan dukungan penuh dari pihak pemerintah maupun swasta, sehingga apa yang menjadi tujuannya dalam menciptakan teknologi tepat guna yang bertumpu pada pemberdayaan masyarakat dapat tercapai. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR