Kutuh, baliwakemews.com
Tiang provider berseliweran di Desa Kutuh. Kondisi ini dinilai merusak wajah dess dan mengangu keyananan kenyamanan warga. Karenanya Perbekel Desa Kutuh, Wayan Mudana langsung mengambil langkah tegas dengan mengumpulkan pengusaha Internet Service Provider (ISP) yang memiliki infrastruktur di Desa Kutuh, Jumat (16/7). Hadir dalam pertemuan tersebut 8 pengusha ISP dari 13 yang diundang.
Melalui pertemuan tersebut Mudana menegaskan agar pengusaha ISP tersebut berperan menjaga kawasan Desa Kutuh tidak krodit atau semrawut oleh tiang dan infrastruktur ISP lainnya. Dimana dia menargetkan setidaknya pada tahun 2022 nanti wajah Desa Kutuh sudah mengalami perubahan dari sisi kekroditan tiang ISP yang banyak bertebaran saat ini. Dia mengajak pengusaha ISP yang hadir untuk dapat meminimalisir jumlah tiang yang ada. Termasuk infrastruktur lainnya yang juga perlu menjadi atensi. Sedangkan untuk ISP yang tidak hadir dalam pertemuan tersebut akan kembali dipangggil. “Jika sebanyak 3 kali masih tidak ada itikad baik, maka kebijakan untuk mencabut tiang akan kami lakukan,” tegasnya.
Di bagian lain dia mengucapkan rasa terima kasihnya terhadap pengusaha ISP telah mau hadir dalam pertemuan tersebut. Di sisi lain, pengusaha yang hadirpun menyambut dengan baik arahan dan program dari Desa Kutuh tersebut. Mereka juga berkomitmen untuk melakukan langkah-langkah koordinasi yang diperlukan ke depannya. BWN-04
































