Pecatu, baliwakenews.com
Seorang buruh proyek, Misbahul Munir asal Demak, hilang terseret arus Pantai Nyangnyang, Desa Pecatu, Kuta Selatan (Kutsel), Minggu (2/6/2024). Seijin Kepada Dinas Pariwosata Kab. Badung, Kepala Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Penyelamatan Wisatawan Kutsel, Wayan Somer, menuturkan, berdasar informasi yang didapatnya di TKP dan dari petugas Jaga Uliwatu peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 14.00 Wita.
Dimana sebanyak 25 buruh proyek sempat kumpul dan minum di bedeng proyek tempat mereka bekerja. Selanjutnya mereka mandi beramai-ramai. Sebanyak 20 orang mandi tidak terlalu jauh ke tengah dan 5 orang lainnya termasuk korban mandi terlalu jauh ke tengah.
Begitu mendekati Gelombang akan pecah,korban terseret ke tengah laut. Sedangkan yang 4 orang dapat terhindar dari terjangan Ombak. Sampai saat ini pihaknya di Balawisata bersama Basarnas masih melakukan pencarian korban.
Di bagian lain, Pria asal Desa Pecatu ini juga mengungkapkan Kawasan Nyangnyang Pecatu merupakan salah satu DTW di Badung. Namun saat ini di lokasi belum ada Pos Balawisata dan sedang diajukan di tahun 2024 ini.
Lebih jauh kata dia, Pantai Nyangnyang merupakan laut Lepas dan mempunyai hamparan pasir putih sepanjang 1,2 km. Pantai ini membentang dari Timur ke Barat Pura Batu Metandal.dan disegani oleh para wisatawan mancanegara dan dalam negeri . BWN-04
































