Mangupura, baliwakenews.com
Seorang pria, Naldi Sastroyo nyaris tewas dihantam mobil usai menerobos lampu merah di Simpang Pelabuhan Benoa, Pesanggrahan, Denpasar Selatan, Minggu (17/9) sekitar pukul 04.15. Meski demikian, peristiwa tersebut menyebabkan Naldi terluka parah dan dilarikan ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar.
Saat kejadian, Naldi berkendara dalam pengaruh minuman keras. Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi mengatakan, kecelakaan itu terjadi akibat pengendara motor kurang hati-hati berkendara. Awalnya Naldi mengendarai sepeda motor DK 8395 AU seorang diri.
“Dia mengendarai sepeda motor Honda melaju dari arah utara ke selatan. Dia melanggar lampu merah,” ungkap Sukadi, pada Selasa (19/9).
Setiba di lokasi tepatnya di Simpang Pelabuhan Benoa, Pesanggarahan Denpasar Selatan, Naldi terus melaju meski lampu merah. Saat bersamaan, dari arah barat menuju timur muncul mobil berplat W 1768 QF yang dikemudikan oleh Aboobaker Sahanwaz (35) asal India. Karena jaraknya terlalu dekat, sopir mobil yang tinggal di Jalan Raya Pemogan, Denpasar Selatan itu tidak bisa menghindari motor di depannya.
Mobil Aboobaker yang bergerak maju dengan kecepatan tinggi langsung menghantam bagian kanan sepeda motor. Akibatnya sepeda motor dan pengendaranya jatuh terpental hampir lima meter dari lokasi.
Akibat kejadian itu, Naldi mengalami luka robek di bagian kaki kanan. Warga dan pengendara lain yang melihat kecelakaan itu membawanya ke RSUP Prof Ngoerah, Sanglah. Sementara Aboobaker hanya mengalami kerugian materiil.
Sukadi menjelaskan, dari hasil penyelidikan pengendara motor Naldi diduga mengendarai motor dalam keadaan pengaruh alkohol. “Dari mulutnya tercium bau alkohol,” ungkapnya. BWN-01

































