Mangupura, baliwakenews.com
Aksi pencurian terjadi di Pura Puncak Mangu atau Gunung Catur di Banjar Tinggan, Pelaga, Petang, Badung. Berbagai jenis perhiasan yang ada di dasar pelinggih digasak oleh pencuri.
Informasi dihimpun, peristiwa pencurian tersebut diketahui pada Sabtu (1/4). Awalnya jero mangku setempat melakukan persembahyangan ke puncak luhur Puncak Manggu. “Saat itu jero mangku mendapati jika masing-masing pelinggih dibongkar di bawah dasar tempat meletakan pedagingan,” kata sumber petugas.
Peristiwa tersebut lantas dilaporkan ke aparat kepolisian. Kemudian pada Jumat (7/4) petugas dan pengempon pura mendatangi TKP. Puluhan warga dan tokoh masyarakat juga datang untuk melakukan pengecekan barang yang hilang dan melakukan upacara ngaturang guru piduka dan mecaru.
Hasil penyelidikan aparat kepolisian, sejumlah perhiasan diketahui hilang. Yaitu, emas, tembaga, perak, besi, perunggu atau panca datu di tujuh pelinggih. “Semetara uang kepeng palsu diletakan di bagian belakang pelinggih yang dibongkar oleh pelaku,” ucapnya.
Belum diketahui kerugian yang ditimbulkan dalam aksi pencurian di pura dengan ketinggian 2.096 MBPL itu. “Tujuh pelinggih yang dibongkar oleh pencuri, yaitu Rantai Bang, Lingga Yoni, Bale Pelik, Panca Rsi, Pemaruman dan Padma,” tegasnya.
Sementara Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan resmi terkait aksi pencurian di Pura Puncak Manggu. BWN-01
































