Soal Bupati Ideal di Badung, Begini Kata Suyasa

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 direncanakan berlangsung Desember mendatang. Dari enam daerah di Bali, Badung salah satu kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupetan Badung, Wayan Suyasa mengatakan ini menjadi momentum menuju Badung yang lebih baik. Untuk itu, masyarakat harus bijak dalam memilih pemimpin.

Terkait kriteria Bupati ideal di Kabupaten Badung, ia berpendapat Badung butuh pemimpin yang visioner untuk merancang pengelolaan Badung dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Mandalika Jadi Sorotan Utama dalam Kalender Fanatec GT World Challenge Asia Powered by AWS 2025

“Sumber daya manusia, masyarakat Badung kita kelola, artinya sekarang dikasi ikan begitu besar, (namun) hanya sesaat. Kita inginkan kail atau penangkap ikan, kita berikan kepada masyarakat sehingga bisa dikelola,” ujarnya saat ditemui Rabu (27/5) di Denpasar.

Plt. Ketua DPD Golkar Kabupaten Badung ini menilai, saat ini Badung mampu memberdayakan potensi diluar pariwisata. Kendati sektor pariwisata mengantarkan Badung sebagai daerah dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi di Indonesia, namun dalam jangka panjang Badung harus punya sumber PAD alternatif.

Baca Juga:  Bobol Belasan Toko, Pria Pengangguran Diciduk

Sektor pertanian dan perkebunan dinilainya sangat potensial. Menurut Suyasa, Badung masih punya banyak lahan produktif yang sebagaian besar tersebar di Kecamatan Petang, Abiansemal dan Mengwi.

“Itu yang perlu kita garap pihak ketiga. Dalam konteks pariwisata tetap kita utamakan, tapi mengedepankan pertanian dalam arti luas seperti perkebunan dan peternakan,” sambung pria yang juga Ketua Dewan Pengurus Daerah Golkar Kabupaten Badung.

Ia menambahkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Badung masih berkutat dalam skema pengelolaan anggaran jangka pendek. Menurutnya, itu ditandai dengan pemanfaatan anggaran yang diberikan kepada masyarakat tanpa memperhitungkan adminitrasi keuangan.

Baca Juga:  Bandara Ngurah Rai Sambut Pembukaan Kembali Rute Perth-Bali PP  

Dampaknya, kata dia, Badung tidak memiliki anggaran cadangan yang memadai dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjalankan program pemerintah. Disambungnya, kon disi tersebut sangat dirasakan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. BW-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR