Buleleng, baliwakenews.com
Serbuan vaksinasi Nasional TNI-Polri yang dilaksanakan di 34 wilayah Polda se- Indonesia temasuk Polda Bali dan Polres Buleleng, direspon antusias masyarakat Buleleng. Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa S.I.K., M.H., Sabtu (26/6/2021) saat pelaksanaan vaksinasi di Gedung Manik Singaraja mengatakan, vaksinasi dalam rangka hari Bhayangkara ke – 75 yang jatuh pada 1 Juli 2021.
Leading sector dalam pelaksanan vaksinasi nasional ini adalah Polri dan di Buleleng, Polres Buleleng bersama-sama dengan TNI dari Kodim 1609 Buleleng serta pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng yaitu Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.
Kegiatan vaksinasi massal Covid- 19 kepada masyarakat, dihadiri langsung Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo secara live Streaming. Sementara di Kabupaten Buleleng dihadiri Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T., Sekda Gede Suyasa, Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa S.I.K., M.H., Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto, SE.,M.I.K., Ketua PN Singaraja di wakili oleh Hakim Gede Karang Anggayasa, S.H., MH.,Rektor Undhiksa Singaraja Prof. DR. Nyoman Jampel, Kalapas kelas IIB Singaraja Muhamad Zaini dan KA SPN Singaraja di wakili Kompol Astawa, S.H.
Pelaksanaan vaksin kepada masyarakat Buleleng diambil tindakan oleh tim gabungan Poliklinik Pratama Polres Buleleng dan SPN Polda Bali berjumlah 19 orang dipimpin dr. Anggun Saraswati Mudita. Selain itu juga dibantu tim vaksinasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dan Puskesmas Buleleng 1 sebanyak 32 orang dipimpin dr. Gede Purnamawan dan Tim vaksinasi dari Rumah Sakit TNI AD Wirasatya Singaraja sebanyak 15 orang dipimpin dr. Luh Putu S. Kusumawati. Jumlah vaksin yang disediakan sebanyak 240 vial atau 2.400 dosis.
Target yang dicapai dalam pelaksanaan vaksin ini sebanyak 1.000 orang. Namun jumlah masyarakat Buleleng yang datang dari 9 kecamatan dan mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksin sebanyak 2.303 orang. Dari jumlah tersebut hanya 2.022 orang yang dapat menerima vaksin, sedangkan 180 orang karena mengalami gangguan kesehatan sehingga pemberian vaksin kepada yang bersangkutan ditunda dan 101 orang tertunda karena tidak ada saat akan divaksin.
Kapolres Buleleng setelah mengikuti live streaming menyampaikan, vaksin untuk hari ini bersumber dari pemerintah daerah kabupaten Buleleng sebanyak 2.000 vaksin lebih yang disiapkan untuk masyarakat Buleleng.
“ Vaksin ini menjadi solusi bagi masyarkat sehingga memiliki kekuatan terhadap virus Covid- 19 dan vaksin ini gratis, aman dan halal. Untuk di Buleleng baru 40 % dari jumlah penduduk yang mendapatkan vaksin sehingga diharapkan masyarakat Buleleng untuk seluruhnya mendapatkan vaksin,” imbuhnya.
Disisi lain Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyampaikan memang Buleleng lebih lambat mencapai targetnya dari Kabupaten lain di Bali. Karena Buleleng paling belakang mendapatkan vaksin dan ini juga merupakan persoalan karena adanya perubahan yang terus menerus.
“Sampai saat ini masyarakat di Buleleng yang sudah mendapatkan vaksin sebanyak 240 ribuan dalam tahap I dan 250 ribuan dalam tahap II. Sekarang ini kita di bantu oleh TNI Polri untuk masyarakat yang belum tervaksin sehingga targetnya pada Juli pelaksanaan vaksin sudah selesai,” pungkasnya.*BWN-03































