Tuban, baliwakenews.com
Sebuah rumah kosong tidak jauh dari bundaran Taman Ngurah Rai Tuban penuh dengan tumpukan sampah. Pemandangan seperti ini seolah-olah memunculkan rumah tak berpenghuni ini menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar. Kondisi ini pun membuat pemandangan yang tidak elok terlebih berada di salah satu gerbang masuk Pulau Dewata.
Sayangnya hingga kini pemilik rumah belum diketahui dan tidak bisa dihibungi. Kondisi ini juga tidak dipungkiri oleh Lurah Tuban, I Dewa Gede Saka Putra saat dikonfirmasi, Selasa 2 Mei 2023. Ternyata kondisi ini sudah ditemukan sejak dia menjabat sebagai Lurah Tuban. Dia sangat menyayangkan kondisi ini karena sangat tidak bagus sebagai pintu gerbang Bali. “Tentu hal itu sangat tidak baik bagi Tuban sebagai wajahnya Bali,” ujarnya.
Pihaknya sudah langsung melalukan pencarian terhadap pemilik rumah yang berdiri di sebelah pintu masuk Jalan Merpati, Tuban tersebut. Hanya saja hingga kini pemilik belum juga berhasil ditemukan. “Kabarnya, itu dimiliki oleh orang luar Tuban. Nomor ponsel yang tertera pada rumah itu juga sudah sempat kami hubungi. Tapi tidak ada yang angkat,” ungkapnya sembari mengaku dan meyakini sumber dari sampah menumpuk bukanlah berasal dari luar warga Tuban.
Karena pelakunya, beberapa kali sempat tertangkap tangan saat hendak membuang sampah pada lokasi. “Sampah di sana sebenarnya bukan sampah dari warga Tuban, melainkan dari luar Tuban. Sambil lewat, mereka lempar bungkusan sampah di sana,” paparnya.
Selain mencari pemilik rumah, pihaknya juga sebenarnya juga sudah sering kali menindaklanjuti atas kondisi sampah menumpuk tersebut. Seperti langkah pembersihan, namun ternyata sampah muncul kembali secara berulang. “Beberapa kali pernah dibersihkan dan kami pasangi spanduk, tapi tetap saja muncul. Pecalang dan Linmas juga sudah pernah kami tempatkan di sana, tapi pelaku ini tetap bisa mencari celah. Dan sampai sekarang kondisi itu masih juga terjadi,” ujarnya.
Dia juga menegaskan akan terus berupaya untuk mencarikan solusi atas persoalan itu agar tidak terus berlarut. Dia berharap dengan pencarian yang terus dilakukan nantinya pemilik rumah bisa diketahui. BWN-04


































