Kuta, baliwakenews.com
Pantai Kuta kembali memancarkan energi kebersamaan. Lebih dari 700 pelari dari berbagai komunitas, usia, hingga latar belakang mengikuti Mamaka Fun Run Vol.2, sebuah ajang lari amal yang tak hanya menggerakkan tubuh, tetapi juga membuka jalan perubahan bagi anak-anak Bali.
Sejak pertama digelar, 100% biaya pendaftaran Fun Run ini langsung disalurkan ke Bali Children Foundation (BCF). Artinya, setiap kilometer yang ditempuh para pelari adalah langkah nyata yang mengubah masa depan anak-anak kurang beruntung di pelosok Bali dan Indonesia.
Momen paling emosional pagi itu datang dari Giri, gadis Bali penerima beasiswa Mamaka x BCF. Sehari sebelum Fun Run, Giri resmi diwisuda dari Elizabeth International School of Hospitality. Hari ini, ia berdiri di panggung Mamaka bukan lagi sebagai penerima bantuan melainkan sebagai sosok mandiri yang kini telah bekerja di Mamaka by Ovolo.
“Kemarin saya baru wisuda. Hari ini saya rayakan bersama semua orang di sini. Rasanya luar biasa. Mamaka dan BCF bukan hanya memberi saya pendidikan, tetapi memberi saya panggung untuk berdiri atas kaki saya sendiri.” ujarnya haru.
Tak berhenti di situ, enam siswa BCF lainnya kini menjalani pelatihan langsung di Mamaka, melanjutkan jejak yang sama, mimpi yang dulu terasa jauh, kini berubah menjadi pekerjaan nyata.
Joel Bartlett, Area General Manager Ovolo Hotels Asia Tenggara, menyebut momen itu sebagai puncak dari seluruh perjuangan komunitas lari. “Melihat Giri tersenyum di sini adalah garis finis yang sesungguhnya. Inilah makna dari Miles for Smiles setiap kilometer membawa perubahan nyata. Kuta adalah cinta pertama semua orang. Fun Run ini adalah cara kami mengingatkan dunia bahwa Kuta masih hidup penuh semangat, penuh cerita,” Jelas Bartlett sembari menambahkan Target tahun depan 1.000 pelari.
Lebih banyak energi. Lebih banyak senyuman. Miles for Smiles. Vibes for Good. Begitulah cara Mamaka. Margaret Barry, pendiri BCF, menegaskan bahwa misi mereka jauh melampaui sekadar pendidikan. “Kami membentuk anak sepenuhnya mental, motorik, perasaan, dan mimpi mereka. Dukungan dari Mamaka membuat anak-anak ini bukan hanya sekolah, tetapi berani bermimpi.” paparnya.
Acara dimulai dengan sesi pemanasan interaktif dari Fitness Plus, dilanjutkan fun challenge plank dan push-up. Pocari Sweat menjaga hidrasi pelari sepanjang rute. Terdapat dua opsi lintasan, 5K dan 10K, melewati ikon-ikon lama Kuta yang membangkitkan nostalgia akan masa kejayaan pantai legendaris ini.
Pelari termuda hari itu adalah Kay (6 tahun), yang berhasil menuntaskan 5K dalam waktu 35 menit bersama kedua orang tuanya disambut sorak puluhan pelari lain di garis finis.BWN-04

































