Rapat Kerja Dengan Bapenda, Dewan Badung Minta Koreksi PAD di APBD Perubahan 2021

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Komisi III DPRD Badung, Rabu 5 April 2021 melakukan rapat kerja dengan Bandan Pendapatan Daerah kabupaten Badung. Rapat Kerja yang dipimpin oleh Ketua Komisi III, I Putu Alit Yandinata dan diikuti oleh Wakil Komisi, Nyoman Satria, dan  Wayan Sandra, Sekretaris  Komisi Made Yudana dan  Made Suryananda Pramana, serta anggota seperti Made Retha, IGN Saskara, I Nyoman Graha Wicaksana, dan Nikomang Tri Ani.  Sementara dari Bapenda dihadiri Kepala Bapeda , Made Sutama. ada sejumlah hal yang dibahas dalam rapat tersebut diantaranya mengenai data wajib pajak hotel dan restoran, Pendapatan Asli Daerah pada Triwulan I tahun anggaran 2021 serta prediksi pendapatan di Bulan Mei  hingga Desember 2021.

Baca Juga:  Bersyukur Mampu Tegak Berdiri di Tengah Pandemi, RK-RAPB LPD Bualu Tahun 2022 Dirancang Tak Muluk-Muluk

Kalangan DPRD Badung pun menghawatirkan pendapat asli daerah  (PAD) semakin merosot dengan kondisi saat ini serta pandemic covid-19 belum juga selesai. Wail Ketua Komisi III DPRD Badung, Nyoman Satrian mengatakan, dari PAD yang disepakani  dalam APBD 2021, sebesar Rp 2,8 Triliun lebih, tapi melihat dari data PAD hingga Maret 2021, baru mencapai  Rp 228 miliar. “Sepertinya dari hitung-hitungan  target tidak akan tercapai hingga Desember. Jika Kita hitung secara rata-rata selama 12 bulan kita baru mencapai Rp 915 miliar, sisanya  Rp 1,9 triliun kita carikan dimana?, Apakah Bapenda akan melakukan penurunan target PAD?. Jika tak mencapai target mesti ada koreksi target PAD nanti di APBD Perubahan nanti,”ujar Satria saat rapat.

Baca Juga:  Basarnas Simulasikan Penanganan KM Gurita Terbakar di Perairan Benoa

menjawab pertanyaan tersebut Made sutama menjawab, bahwa untuk tetap mengejar target pihaknya terus melakukan berbagai upaya  baik melakukan upaya berupa  penarikan piutang pajak . “Kondisi saat ini sangat mempengaruhi pendapatan kita yang jelas jika nanti kondisi pariwisata seperti ini, pasti ada koreksi lagi terhadap PAD , Paling tidak sekitar 1,3 triliun yang bisa kita pasang ,”terangnya.

Baca Juga:  Jalin Silaturahmi, DWP Badung Terima Kunja DWP Kota Bitung

Lebih lanjut Sutama mengatakan,  ini sangat mengkhawatirkan  pihaknya akan terus berupaya mendata wajib pajak baru  begitu juga mencari sumber pajak lain. “Kondisi wajib pajak saat ini untuk hotel 3930, jumlah wajib pajak yang melapor yang ada nilai pajaknya 1521, tutup sementara 1865 dan  WP yang tidak melapor sebanyak 544 WP,”ujarnya. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR