Denpasar, baliwakenews.com
Prestasi membanggakan ditorehkan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa (FEB Unwar) di tingkat intrenasional dan mengharumkan nama Indonesia dengan meraih “Gold Medal” dalam ajang 8Th World Young Inventors Exhibition 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia 16 – 17 Mei 2024. Dua mahasiswa semester 6 Program Studi Managemen FEB Unwar yakni Ade Yukia Febriyanti dan Komang Amelia Gita Cahyani, bersaing dengan 700 ‘invantor’ yang berasal dari 15 negara.
Ditemui Sabtu, 25 Mei 2024, di Kampus Biru, Komang Amelia Gita Cahyani bersama Ade Yukia Febriyanti dengan antusias bercerita pengalamannya mengikuti kompetisi di ranah internasional yang diselenggarakan langsung oleh Pemerintahan Malaysia melalui Minds (Malaysia Invention and Desain Society). “Kami berhasil membawa nama Universitas Warmadewa menjadi duta Indonesia, suatu kebanggaan bagi kami dapat meraih ‘Gold Medal’ pada ajang tersebut,” ujar mereka dengan antusias.
Prestasi tersebut dikatakan memang tidak diraih dengan mudah namun penuh dengan perjuangan dan didorong semangat untuk menggali potensi diri serta mewujudkan visi dari Universitas Warmadewa yaitu go global di tahun 2034. Mereka mencari berbagai informasi terkait lomba di tingkat internasional.
“Sebelum kami mengikuti lomba ini kami juga dulu pernah mengikuti kompetisi Kampus Merdeka yang dilaksanakan di Lombok waktu itu dalam program pengembangan desa wisata inovatif, setelah programnya berhasil kami laksanakan, kami balik ke Bali dan kami kembali berfikir berencana hal apa ya yang bisa kami lakukan untuk bisa menambah potensi kami meningkatkan lagi kompetensi yang kami miliki. Akhirnya kami juga mengikuti PKM namun tentunya ada struggle-nya juga yang kami rasakan kecewa, sedih, putus asa juga sudah kami rasakan saat itu dan Tuhan juga berkehendak lain, kami tidak lolos pada PKM tersebut. Namun itu kami jadikan sebagai pecutan untuk kami bisa kembali berproses gimana kita bisa membawa Warmadewa untuk dapat dikenal di kancah yang lebih luas lagi sesuai tadi bahwasannya warmadewa memiliki visi dan misi untuk dapat go Global di 2034 sehingga kami termotivasi untuk mencari event atau kompetisi yang bisa kami ikuti di kancah internasional,” paparnya.
Dalam kompetisi ini untuk persiapan dilakukan dari 3 (tiga) bulan sebelum lomba ini dilaksanakan, mulai dari proses administrasi sampai pendaftaran dengan mengirimkan paper memberikan abstrak dari produk yang akan diajukan. Tahap selanjutnya pembuatan video, pengumpulan poster dan juga melakukan beberapa uji-uji lab karena memang dari produk teh anti kangker sangat memerlukan adanya pendukung mulai dari uji labnya dan HAKI memang harus dibawa saat lomba.
“Untuk dapat berkompetisi di ajang internasional ini bukanlah satu hal yang mudah, sebelum kami mengikuti lomba produk kami juga dikurasi oleh tim Innova yang merupakan delegasi dari Indonesia di bawah naungan PBB. Setelah dinyatakan lolos dan berhak untuk bersaing di ajang internasional,” tuturnya, sembari mengangkat mereka didampingi seorang dosen yakni A A Istri Krisna Gangga Dewi, S.Kom.,M.Kom.
Dalam ajag tersebut penjurian dilakukan di boot (seperti pameran produk) oleh dewan juri yang memang kompeten dalam bidangnya. Pada saat itu mereka dinilai oleh dua juri yang langsung datang ke boot menilai bagaimana proses dari pembuatan produk teh anti kanker tersebut. Bersaing dengan ami bersaing dengan 700 Invasion yang memang berasal dari 15 negara, mulai dari China, Arabia, Malaysia, Oman, Thailand, Hongkong, Taiwan, Korea, Australia dan yang lain, produk inovasi mahasiswa FEB Unwar tersebut ternyata mendapat pengakuan dengan meraih ‘Gold Medal’.
“Kedepannya kami masih sangat berharap untuk bisa mengikuti lomba-lomba di kancah internasional lagi, namun jika memang masih diberikan kesempatan untuk ikut lomba kami sangat berharap untuk bisa menggaet satu adik kelas untuk bisa kami ajak ikut lomba sehingga di Universitas Warmadewa ini terjalin adanya regenerasi untuk bisa mengikuti lomba di ranah internasional. Untuk harapan kami kedepannya tentunya semoga Warmadewa semakin bisa untuk menuju visi dan misinya go Global di tahun 2034 dan lebih banyak lagi prestasi mahasiswa yang dapat membanggakan dan mengharumkan nama Warmadewa tidak hanya di kancah nasional saja namun dapat bersaing di kancah internasional. Kepada teman-teman selagi kita menjadi mahasiswa galilah potensimu untuk dapat mengenal lebih jauh sejauh mana bakatmu dan jangan takut untuk mencoba ataupun memulai karena ketika kita sudah mengusahakan melakukan yang terbaik niscaya suatu proses tidak akan menghianati hasil, semangat terus untuk rekan-rekan sekalian, bersinar terus fakultas ekonomi dan bisnis star off kampus,” ucap mereka penuh semangat.
Sementara Dekan FEB Unwar, Dr. Ida Bagus Agung Dharmanegara, SE., MM., menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih kedua mahasiswa tersebut. Dikatakan prestasi tersebut merupakan yang kedua meraih prestasi di tingkat Intrenasional, baik yang meraih medali emas maupun ada yang meraih perak dan perunggu. Mahasiswa memang didorong untuk mengimplementasikan visi misi dari pak rektor dalam program internasionalisasi terutama untuk inovasi karya.
“Kami selalu akan memotivasi semua mahasiswa yang semester 5 dan seterusnya untuk melakukan suatu lomba-lombaan internasional, supaya nantinya apa yang dicanangkan oleh pak rektor dan juga kami memiliki international program itu bisa terlaksana dengan baik. inilah yang akan menjadi mata rantai daripada adik-adik kelasnya nantinya, harapannya bahwa kita mampu memotivasi ide-ide kreatif daripada mahasiswa,” ujarnya.
Setelah prestasi tersebut pada Oktober akan dikirim sedikitnya 4 mahasiwa untuk mengikuti lomba tingkat dunia di Jepang terkait inovasi. “Ini diharapkan menjadi mata rantai bagi adik-adik kelasnya yang memiliki pemikiran inovasi-inovasi sehingga bisa bersaing di kancah intrenasional. Ini sangat membanggakan bagi kita di FEB dan juga bagi Universitas Warmadewa karena ini menjadi program unggulan kita yaitu program inovasi kreativitas berpikir mahasiswa,” tandasnya.
“Mimpi itu penting tapi harus nyata, jadi saya targetkan setiap triwulan ada yang berangkat mengikuti lomba di tingkat intrenasional. Sehingga nanti untuk akreditasi, kemudian pengenalan kita di luar negeri dapat dilakukan dan apa yang diharapkan tahun 2025-2027 kita sudah bisa go Asia seperti yang diharapkan oleh pak rektor dapat terwujud,” pungkasnya. BWN-03

































