Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan yang Mengaku Interpol

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Badung masih memburu beberapa Warga Negara Asing (WNA) yang dilaporkan melakukan penganiayaan. WNA yang mengaku sebagai polisi internasional (Interpol) itu mengeroyok warga Ukraina, Oleg Zheinov (54) di Jalan Subak Sari, Banjar Tegal Gundul, Desa Tibu Beneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Rabu (2/2) siang.

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes mengatakan, setelah mendapatkan laporan kasus pengeroyokan itu, anggotanya langsung melalukan penyelidikan. “Orang yang diajak korban berselisih, inisial VK (29) asal Ukraina telah diamankan. Masih kami periksa, belum ditetapkan sebagai tersangka,” katanya, Kamis (3/2).

Ditanya keberadaan sejumlah pelaku lain yang terekam video saat penganiayaan terjadi, AKBP Leo mengaku masih melakukan pengejaran dan penyelidikan. “VK mengaku tak mengenal mereka. Tapi kami tak percaya, masih kami kejar. HP VK juga telah kami periksa untuk mengungkap keberadaan pelaku lainnya,” katanya.

Baca Juga:  Antisipasi Perampokan, Aparat Satroni Sejumlah Lokasi Mesin ATM

Apakah benar mereka adalah Interpol, AKBP Leo masih enggan memberikan keterangan sebab masih melakukan penyelidikan. “Nanti akan saya sampaikan setelah mereka kami tangkap. Saya belum bisa memberikan statemen mendalam. Karena VK masih saksi belum tersangka,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, peristiwa pengeroyokan tersebut berawal dari sewa menyewa motor antara VK dengan teman Oleg, yakni Cenly Elounora. Kemudian motor yang disewa itu tidak dikembalikan oleh VK meski sudah jatuh tempo. Kemudian Cenly Elounora mengajak Oleg untuk menemui VK. Saat dicari ke salah satu vila di Jalan Subak Sari, VK mengatakan jika motor itu hilang dicuri. “Anggota kami masih mencari barang bukti motor yang katanya hilang dicuri,” ucap AKBP Leo.

Sebelumnya, video pengeroyokan yang dialami seorang pria asal Ukraina, Oleg Zheinov (54) di pinggir Jalan Raya Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung beredar luas. Pria yang tinggal di wilayah Jimbaran, Kuta Selatan itu dikeroyok oleh beberapa warga negara asing berbadan besar yang mengaku polisi internasional, Rabu (2/2) sekitar pukul 12.30.

Baca Juga:  Bupati.Adi Arnawa Hadiri Upacara Rsi Yadnya Apodgala Dwijati

Informasi dihimpun, peristiwa pengeroyokan di depan Lexury Lime Villas itu berawal saat Oleg dan teman perempuannya Cenly Elounora, mendatangi tempat tinggal salah satu pelaku bernama Volodymyr Kaminsky (29). Pelaku yang juga asal Ukraina itu tinggal di Villa Lime Jl. Subak Sari, Banjar Tegal Gundul, Desa Tibubeneng. “Korban menemani teman wanitanya untuk meminta pertanggung jawaban hilangnya motor Honda PCX yang disewa pelaku,” kata sumber petugas.

Ternyata pelaku tidak mau bertanggungjawab. Dan pelaku menelpon teman-temannya. Beberapa menit kemudian empat orang datang dan mengaku sebagai polisi internasional mengendarai mobil Fortuner hitam tanpa nomor polisi. Mobil itu juga menggunakan rotator dan membunyikan sirine. “Mereka langsung memukul dan menyeret korban sampai ke mobil. Pelaku mengikat korban dan membawanya ke arah Kecamatan Kediri, Tabanan,” ucapnya.

Baca Juga:  DPMPTSP Gelar Sosialisasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Melalui Sistem OSS

Pelaku menyekap korban di suatu tempat sekitar dua jam. Para pelaku juga merampas Handphone Merk Xiaomi korban. Para pelaku mengancam agar memberi Kartu ATM, beserta catatan penting Bank ID dan password di HP korban. “Akibat kejadian tersebut korban menderita luka memar di bagian rahang sebelah kiri dan luka lecet pada lutut sebelah kiri,” tegasnya. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR