PKM Unwar Lakukan Pendampingan Akuntansi dan Keuangan BUMDes Panca Sedana Sari Desa Bunutin

Iklan Home Page
Bunutin, baliwakenews.com

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, namun dalam perkembangan banyak kendala yang dihadapi BUMDes khususnya dari segi pengelolaan.
Melihat kondisi tersebut Tim Program Kemitraan Masyarakat Universitas Warmadewa (PKM Unwar), melakukan pendampingan kepada sejumlah BUMDes, salah satunya melakukan Pendampingan Akuntansi dan Keuangan BUMDes Panca Sedana Sari, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.
Ketua Tim PKM Unwar, IIDAM Manik Sastri, S.E., M.Si., Ak., CA., mengatakan PKM ini menjadi sangat penting untuk dilakukan mengingat adanya beberapa permasalahan yang dihadapi BUMDes Panca Sedana Sari Bunutin yaitu: (1) Sumberdaya manusia, (2) Jenis usaha, (3) Permodalan, (4) Profesionalitas, (5) Dukungan dan kepercayaan masyarakat dan (6) Perencanaan. Melalui BUMDes diharapkan antar Lembaga yang ada di masyarakat saling bersinergi untuk lebih maksimal menciptakan kesejahteraan masyarakat yang setara.
“Pendirian Bumdes didasarkan pada kebutuhan dan potensi desa, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu perlu upaya yang serius untuk menjadikan pengelolaan BUMDes tersebut berjalan secara efektif, efisien, professional dan mandiri,” ucap Manik Sastri.
Lebih lanjut dikatakan, penyusunan laporan keuangan pada setiap entitas perlu dilaksanakan, tidak terkecuali pada BUMDes. Laporan keuangan menjadi gambaran penting di dalam melihat posisi keuangan dan kinerja keuangan unit usaha.
“Laporan keuangan yang tersaji di BUMDes Panca Sedana Sari Desa Bunutin masih menggunakan sistem manual dan belum sesuai dengan standar akuntansi keuangan. Permasalahan ini dapat kami atasi dengan mengajarkan pengelola menggunakan program akuntansi berbasis komputer,” ungkapnya didampingi anggota Tim PKM, Ni Putu Pertamawati, SE, MM., dan  Drs. I Wayan Sudemen, M.Si.
Selain itu Pengelolaan manajemen usaha BUMDes Panca Sedana Sari Desa Bunutin, dikatakan belum memadai. Hal tersebut akan diatasi dengan memberikan pengetahuan tentang manajemen bisnis sehingga dapat memanfaatkan potensi masyarakat secara optimal.
Dari hasil pengabdian yang dilaksanakan pada Senin 8 Mei 2023 menemukan bahwa sebagian besar pengurus BUMDes belum melaporkan kegiatan usahanya dalam bentuk laporan keuangan karena keterbatasan memahami istilah akuntansi dan proses akuntansi. “Hanya 27 BUMDes yang sudah berkembang yang mampu menyusun laporan keuangan. Mereka akan menerima penjelasan mengenai akuntansi dan keuangan BUMDes. Pembinaan dari Tim PKM akan kami laksanakan selama 8 bulan dengan melihatkan 4 orang mahasiswa Unwar. Sehingga pengurus BUMDes benar-benar memahami tentang akuntasi dan pelaporan keuangan,” tandasnya.
Terkait program pendampingan yang dilakukan Tim PKM Unwar terhadap BUMDes, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mengharapkan untuk tahun berikutnya Universitas Warmadewa melanjutkan pengabdian yang sama dengan topik yang berbeda dan lebih detail membimbing pengurus BUMDes dalam Menyusun laporan keuangan. Dengan demikian keberadaan BUMDes dapat berkembang seperti yang diharapkan yaitu memajukan perekonomian desa. BWN-03
Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR