PKM Unwar Edukasi Kelompok Mina Merta Yoga Di Desa Blahkiuh Manfaatkan Ekstrak Daun Mimba sebagai Pengendali Penyakit pada Ikan Nila

Iklan Home Page

Blahkiuh, baliwakenews.com

Program Kemitraan Masyarakat Universitas Warmadewa (PKM Unwar) meberikan pelatihan Pemanfaatan Ekstrak Daun Mimba (Azadiracta indica) sebagai Pengendali Penyakit pada Ikan Nila kepada Kelompok Mina Merta Yoga Di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini telah dilaksanakan sejak Juli 2025 di Desa Blahkiuh, diketuai oleh Dr. Dra. Sang Ayu Made Putri Suryani, M.Si.

Ditemui di Kampus Unwar, Sabtu 2 Agustus 2025, Sang Ayu Putri Suryani memaparkan latar belakang pelaksanaan pengabdian karena bBudidaya perikanan dipercayai sebagai salah satu penyedia sumber protein bagi manusia. Saat ini, teknologi budidaya intensif telah diaplikasikan di berbagai negara. Namun, dalam budidaya intensif biasanya organisme air dipelihara dengan padat tebar yang tinggi, sehingga sangat rentan terhadap timbulnya penyakit.

“Penyakit merupakan kendala utama dalam usaha budidaya karena dapat mempengaruhi pertumbuhan dan menimbulkan kematian. Upaya penanggulangan terhadap serangan bakteri sering dilakukan dengan pemberian antibiotik dan kemoterapi,” ungkapnya.

Akan tetapi, dikatakan pemberian secara berkelanjutan dapat menimbulkan efek resistensi dan tidak ramah lingkungan. Salah satu metode pengendalian bakteri yang paling menjanjikan adalah dengan aplikasi bahan herbal yang diyakini dapat berkontribusi dalam menghadapi serangan patogen dan meningkatkan nafsu makan untuk mempercepat pemulihan dari penyakit.

Baca Juga:  Menginjak Usia ke-73, Koperasi Diharapkan Mengayomi UMKM

Dalam pelaksanaan budidaya ikan Nila dan Koi ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh kelompok Mina Merta Yoga adalah penanganan penyakit yang menyerang ikan Nila akibat menurunnya kualitas lingkungan dan bagaimana supaya tetap menjaga kesehatan ikan.

“Salah satu bahan sebagai antibiotik alami yang dapat digunakan untuk mengatasi serangan bakteri adalah daun mimba (Azadirachta indica) yang sering disebut daun intaran,” ungkap Sang Ayu.

Tanaman mimba (Azadirachta indica Juss.) adalah tanaman yang termasuk dalam family meliaceae dan banyak ditemukan di negara-negara tropis. Ekstrak daun mimba Azadirachta indica efektif dalam meningkatkan sistem imun. Tanaman mimba (Azadirachta indica Juss) merupakan pohon yang tinggi batangnya dapat mencapai 20 m. Tanaman mimba mengandung senyawa bioaktif baik pada bagian batang, daun maupun bijinya. Hampir semua bagian dari pohon mimba mempunyai khasiat obat.

“Daun mimba mengandung senyawa-senyawa bioaktif diantaranya adalah sitosterol, hyperoside, nimbolide, quercetin, quercitrin, rutin, azadirachtin, dan nimbine. Ekstrak daun mimba mempunyai aktifitas sebagai antioksidan,” ujarnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Kapasitas SDM Pimpasa, Imigrasi Gandeng Polri dan BP2MI

Antioksidan adalah senyawa yang dapat menunda atau memperlambat kecepatan oksidasi bahan-bahan yang teroksidasi. Selain bersifat antioksidan daun mimba juga bersifat anti bakteri. Mimba mengandung senyawa bioaktif alkaloid, steroid, flavonoid saponin dan tannin. Senyawa-senyawa tersebut dapat menghambat pertumbuhan bakteri salmonella dan E. coli. Senyawa bioaktif tersebut terdapat dalam jaringan sehingga perlu dilakukan ekstrasi untuk mendapatkan senyawa bioaktifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun mimba memiliki potensi sebagai antibakteri.

“Pemberian ekstrak daun mimba Azadirachta indica berpengaruh signifikan pada kesehatan ikan nila yang terinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Pemberian ekstrak daun mimba dengan dosis 0,5% dan 1% mampu meningkatkan kelangsungan hidup hingga 100%,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan Kegiatan PKM diawali dengan pendekatan kepada kelompok Mina Merta Yoga, pemilihan tempat sekaligus memilih peserta, yang akan menjadi peserta pelatihan. Kemudian dilakukan wawancara dan tanya jawab mengenai permasalahan yang dihadapi mitra, sekaligus merencanakan kegiatan yang menunjukkan langkah-langkah solusi atas persoalan yang dihadapi.

Baca Juga:  Ketua DPRD Badung Dukung Kejari Badung Naik Level

Setelah mengetahui persoalan yang dihadapi mitra Tim PKM memberikan materi yang telah disiapkan dalam bentuk modul yang berisikan cara pembuatan ekstrak mimba pada pakan buatan dan air kolam sehingga dapat meningkatkan kualitas ikan dan lingkungan tetap terjaga dari bahan bahan kimiawi. Selanjutnya Tim PKM Unwar memberikan praktek langsung cara pembuatan produk ekstrak daun Mimba.

“Jika masa pelaksanaan kegiatan PKM akan berakhir, kami akan menyerahkan alat yang digunakan untuk pembuatan produk dan bibit ikan, sebagai motivasi untuk menggunakan bahan alami pada pakan dan kolam pemeliharaan dalam budidaya ikan untuk mendapatkan pertumbuhan yang lebih cepat dengan harga yang relative murah,” ucapnya.

Dengan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini telah terjadi peningkatan pengetahuan mitra mengenai pemanfaatan bahan alami sebagai pengendali penyakit ikan terbukti ada peningkatan produksi ikan nila yang free patogen.

“Informasi selengkapnya dapat dilihat pada website www.warmadewa.ac.id”. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR