PKM Unwar Beri Pelatihan Bahasa Inggris Pada Staff Taman Baca Kesiman

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Program Kemitraan Masyarakat Universitas Warmadewa ( PKM Unwar) , memberikan pelatihan bahasa Inggris kepada staff Taman Baca Kesiman (TBK). PKM Unwar yang diketuai Dewa Ayu Kadek Claria, S.S., M.Hum., berupa memperkenalkan manajemen pelayanan prima pada staff Taman Baca Kesiman melalui pelatihan Bahasa Inggris.

Dewa Ayu Kadek Claria, S.S., M.Hum didampingi anggota I Gusti Ngurah Adi Rajistha, S.S.,M.Hum, memaparkan program PKM ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan para staff di TBK terutama dalam menggunakan bahasa Inggris.

Lebih lanjut dijelaskan TBK merupakan perpustakaan umum yang dibuat dengan menerapkan konsep wisata edukasi. TBK yang berada di daerah Kesiman tepatnya di Jalan Sedap Malam No. 234 menawarkan konsep membaca di ruangan terbuka untuk menghilangkan kesan perpustakaan yang kaku. “Taman Baca Kesiman didirikan pada tahun 2014 oleh pasangan suami-istri yaitu Bapak Agung Alit dan Ibu Hani Duarsa dengan luas lokasi 15 are sehingga konsep perpustakaan dengan ruang terbuka sangat mendukung mengingat lokasi yang cukup luas, ” tuturnya.

Baca Juga:  Di GKPB Jemaat Kristus Kasih, Peringatan Isa Almasih Dipandu Dalam Video

Pengunjung TBK tidak hanya masyarakat lokal namun juga wisatawan mancanegara. Mengingat konsep yang dimiliki oleh TBK yang sangat unik dan lokasinya yang berdekatan dengan Desa Sanur, dimana banyak wisatawan mancanegara berkunjung dan menginap di wilayah Sanur. Wisatawan mancanegara umumnya gemar membaca sehingga TBK menjadi tempat yang wajib dikunjungi bagi wisatawan mancanegara yang gemar membaca untuk memperoleh konsep membaca di ruang terbuka.

Baca Juga:  Peluncuran ULD-PB, Provinsi Bali Menginspirasi Perubahan Transformatif untuk Penanggulangan Bencana

“TBK sering digunakan sebagai tempat untuk kegiatan – kegiatan berbasis komunitas baik dalam rangka bedah buku, kelas menulis, rapat internal, diskusi publik, pemutaran film, hingga konser musik. TBK yang memiliki konsep unik perlu disempurnakan dengan adanya pelayanan prima daru para staff. Adanya fenomena tersebut kemudian dimanfaatkan oleh tim PKM Unwar untuk memberikan pelatihan bahasa Inggris, ” tukasnya.

Claria mengatakan konsep pelayanan prima apabila diterapkan dengan menggunakan bahasa Indonesia tentu saja akan lebih mudah dilakukan oleh para staff TBK. Tapi cara menginterpretasikan pelayanan prima dalam bahasa Inggris sangat mendesak untuk dilakukan mengingat kebutuhan TBK sebagai tempat wisata edukasi yang memiliki pengunjung yang beragam.

Baca Juga:  Terserempet Truk Tronton, Lansia Tewas di Jalur Padat Denpasar–Gilimanuk

“Program ini telah terlaksana di Taman Baca Kesiman dengan melibatkan para staff dan juga beberapa mahasiswa dalam bentuk diskusi bersama secara tatap muka untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman dengan tujuan untuk mewujudkan pelayanan yang prima,” ucapnya.

Usai pelatihan, pihak manajemen dan staff berharap akan dilaksanakannya pelatihan serupa dengan mengangkat tema komunikasi interaktif dalam bahasa Inggris. Mengingat hal tersebut sangat diperlukan dalam dunia pelayanan.*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR