Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Badung

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyatakan Pancasila sebagai Dasar Negara, Ideologi Negara dan Pandangan Hidup Bangsa yang digali oleh pendiri bangsa Ir. Soekarno merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa untuk Bangsa Indonesia. Walaupun masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai pancasila, diakui bahwa eksistensi keIndonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila.

“Pancasila merupakan rumah bersama yang nilai-nilai luhurnya harus diimplementasikan sebagai pondasi hidup dan berkehidupan masyarakat Indonesia, nilai-nilai luhur Pancasila juga sangat relevan dengan kehidupan dunia. Terbukti Pancasila bisa mempersatukan seluruh negara di dunia dalam event presidensi KTT G20 di Bali. Bahkan negara yang sedang berkonflik, dengan semangat asas Pancasila, Presiden Joko Widodo mampu mempersatukan dan menurunkan tensi ketegangan konflik peperangan yang ada di negara luar dengan mengajak duduk bersama dalam event presidensi KTT G20,” ujar Bupati Giri Prasta seusai menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila 1 Juni 2023 di Lapangan Puspem Badung, Kamis (1/6).

Baca Juga:  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya melaksanakan Sosialisasi Kulkul PKK dan Posyandu serta Kunjungi Tempat Pengolahan Sampah Plastik “Bali Harmoni” di Denbantas

Turut hadir Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Wakil Ketua II DPRD Badung Made Sunarta, jajaran Forkopimda Badung, Sekretaris Daerah Wayan Adi Arnawa beserta jajaran Kepala OPD di lingkup Pemkab Badung

Baca Juga:  Konsep Ramah Regulasi dan Budaya Bali Jadi Magnet Perayaan Tahun Baru di GWK

Lebih lanjut Bupati Giri Prasta mengungkapkan peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni bukan sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan “Piagam Jakarta” oleh panitia kecil tanggal 22 juni dan pengesahan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945. Tiga peristiwa penting tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, dengan demikian, diharapkan perdebatan tentang kelahiran Pancasila sudah tidak diperlukan lagi.

Baca Juga:  Kolaborasi Perluasan QRIS, BI dan Perbankan Gandeng 100 UMKM dan 100 Ojek Online

“Yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus menerus. Hari boleh berganti namun perjuangan tidak boleh berhenti, kita bangun kebersamaan dengan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Pancasila sebagai “Leitstars Dinamis”, bintang penuntun mengandung visi dan misi negara yang memberikan orientasi, arah perjuangan dan pembangunan bangsa ke depan,” tegasnya.BWN-HB

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR