PBSI Bali Tegaskan Tak Ada Atlet Siluman di Porprov Bali XV/2022

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Bali memastikan di ajang Porprov Bali XV/2022 mendatang tak ada istilah atlet abal-abal atau atlet siluman yang berlaga. Oleh sebab itu, PBSI Bali telah melakukan pengawasan ketat menjelang gelaran Porprov.

PBSI Bali sendiri telah memutuskan hanya pebulutangkis yang ada dalam daftar atau entry by name yang boleh berlaga di Porprov Bali yang digelar 20-27 November 2022 mendatang. Keputusan itu dicapai saat rapat PBSI Bali dengan para pengurus intern termasuk di dalamnya pengurus Pengkab dan Pengkot PBSI seluruh Bali, , di Denpasar, pada Minggu (23/10) lalu.

Baca Juga:  Visakha FC Beri Pelajaran Skuad Juara Liga 1

“Pengkab dan Pengkot PBSI se-Bali sudah melakukan entry by name melalui KONI masing-masing ke KONI Bali tanggal 20 September 2022 untuk diverifikasi Tim Keabsahan selanjutnya dikeluarkan listing nama-nama pebulutangkis,” tutur Ketua Umum PBSI Bali Wayan Winurjaya didampingi Sekum UGB Arya Candra Palasara serta Wakil Ketua Chandra , Senin (24/10).

Winurjaya menjelaskan, daftar nama-nama pebulutangkis itulah nantinya menjadi pedoman PBSI dalam menegakkan aturan. Artinya pebulutangkis yang tidak ada dalam listing tidak boleh bertanding. PBSI Bali sendiri lanjutnya, tidak ingin ada atlet abal-abal bertanding di Porprov Bali, seperti pernah terjadi di porprov sebelumnya, sehingga terjadi saling gugat antara Pengkab/Pengkot PBSI. “Untuk kali ini clear siapa yang ada dalam listing, dia boleh bertanding,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dukung Optimalisasi Pengolahan Sampah Berbasis Sumber, Wawali Arya Wibawa Resmikan Teba Modern di Dusun Tegal Kori Kaja

Winurjaya mengatakan, para juara hasil Porprov Bali nanti akan ditempa di TC Pelatprov Bali untuk persiapan Pra-PON tahun depan. Ia mengakui untuk Pra-PON masih belum ada keputusan apakah kelompok umur 21 tahun atau 23 tahun yang boleh bertanding.

Baca Juga:  Melegalkan “Tajen” Lebih Besar Untung atau Ruginya?

“Nanti kalau sudah ada ketentuan mengenai umur berapa yang boleh bertanding di Pra-PON, maka juara 1 Porprov direkomendasi langsung masuk tim Pra-PON. Selain itu, pebulutangkis kategori dewasa yang punya poin ranking nasional langsung masuk skuad Pra-PON meski tidak tampil di Porprov Bali,” tutup Winurjaya. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR