Denpasar, Baliwakenews.com
Pengprov Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Bali telah menyiapkan 6 binaragawan yang disiapkan untuk Pra-PON pada 26-27 Juli 2023 mendatang di Bengkulu. Dari 6 atlet itu, 4 diantaranya adalah wajah-wajah baru.
Wakil Sekum Pengprov PBFI, I Nengah Wijana saat ditemui di KONI Bali, Selasa (4/4) menjelaskan pihaknya menarget 4 atlet setidaknya bisa menggenggam tiket menuju PON 2024 mendatang. “Keenam atlet itu merupakan hasil Porprov Bali XV lalu dan tanpa seleksi lagi. Dua diantaranya adalah atlet senior yang pernah turun di PON 2016 dan PON 2020,” ujar Wijana.
Wijana menuturkan, pihaknya tak muluk-muluk soal target dan hanya berharap minimal lolos PON dan pulang bawa medali dari Aceh-Sumut. Dijelaskannya, untuk dua binaragawan senior itu pertama ada nama Ahmad Alvian. Alvian disebutkannya absen saat PON 2021 lalu namun sempat menghuni peringkat 4 saat PON 2016 di Jawa Barat. Kemudian satunya lagi ada Ade Reva yang meraih medali perunggu saat PON 2021 di Papua. “Ade Reva di Papua lalu sebenarnya berada di peringkat empat. Tapi karena di kelas nya ada yang ketahuan memakai doping dan itu yang dapat medali, otomatis medalinya dibatalkan dan Ade Reva naik peringkat dan berhak atas perunggu,” terang Wijana.
Di Pra-PON mendatang dipastikan ada penambahan tiga nomor dari PON 2020 lalu dimana kali ini terdapat 11 nomor yang dipertandingkan. Tambahan nomor itu dua diantaranya yakni men sport dan men atletik. “Untuk rival kami lihat masih dari Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Di binaraga itu atletnya ya itu-itu saja, kebanyakan senior masih bisa turun,” tandasnya. BWN-06

































