Museum Perdamaian Bali Disiapkan Jadi Magnet Ekonomi Baru Kuta

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Pembangunan Museum Perdamaian Bali di bekas lokasi Sari Club, tepat di depan Ground Zero Kuta, mulai diarahkan bukan hanya sebagai simbol mengenang tragedi Bom Bali 2002. Museum ini kini disiapkan menjadi penggerak ekonomi baru di kawasan Kuta dengan melibatkan masyarakat lokal dan UMKM.

Pemerintah Kabupaten Badung bersama Desa Adat Kuta mendorong agar museum tersebut tidak berubah menjadi “monumen mati” yang hanya ramai saat seremoni, tetapi benar-benar hidup dan memberi manfaat langsung bagi warga sekitar.

Isu pelibatan masyarakat lokal menguat seiring progres pembangunan museum yang terus berjalan. Desa Adat Kuta berharap warga setempat mendapat ruang dalam pengelolaan hingga peluang kerja di kawasan wisata sejarah tersebut.

Bendesa Adat Kuta, I Komang Alit Ardana sebelumnya menegaskan pentingnya keterlibatan desa adat agar keberadaan museum ikut menghidupi masyarakat yang selama ini berdampingan dengan kawasan Ground Zero.

Gayung bersambut, Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gede Sukadana, menyatakan dukungannya agar Museum Perdamaian Bali tidak hanya menjadi ruang dokumentasi sejarah, tetapi juga menciptakan efek ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Bahas Penetapan Hasil Evaluasi Raperda RTRW 2025–2045, Pemkab Badung Rapat Strategis Bersama DPRD Badung

“Secara pribadi saya setuju terkait dengan nika (itu, red), di mana nanti museum ini tidak hanya berdampak luas dan juga bisa melestarikan terkait dengan budaya. Di mana kalau kita lihat kebudayaan itu kan adalah sebuah roh peradaban,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Menurut Sukadana, konsep museum modern saat ini harus mampu menjadi pusat aktivitas yang hidup, bukan sekadar bangunan penyimpan memori masa lalu.

“Nah di samping museum itu bisa hidup, dia juga bisa menghidupi masyarakat di sekelilingnya, khususnya kalau sekarang memang dibangun di Kuta, setidaknya ada dampak positif yang diberikan efek dari pembangunan yang dilaksanakan itu,” katanya.

Peluang keterlibatan warga lokal disebut terbuka di berbagai sektor, mulai dari tenaga operasional, kebersihan, hingga pengembangan UMKM penunjang kawasan wisata.

Baca Juga:  Parwata Fasilitasi Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Pendampingan Desa

“Tidak menutup kemungkinan juga mungkin nanti di tenaga kebersihannya nanti kita libatkan, kita koordinasikanlah dengan desa adat setempat,” lanjutnya.

Keberadaan Museum Perdamaian Bali dinilai memiliki potensi besar menjadi magnet wisata sejarah baru di jantung Kuta. Selain menghadirkan ruang refleksi tragedi Bom Bali 2002, museum ini juga diharapkan memperpanjang aktivitas wisatawan di kawasan Ground Zero yang selama ini hanya menjadi titik singgah.

Pembangunan museum sendiri telah memasuki tahap awal. Sukadana mengaku masih mempelajari detail konsep proyek karena baru efektif menjabat Kepala Dinas Kebudayaan Badung sejak 4 Mei lalu. Namun sejumlah tahapan teknis sudah mulai berjalan.

“Kebetulan juga hari ini mengadakan rapat melibatkan Kejaksaan Negeri dan termasuk dari konsultan pengawas. Niki terkait dengan pengujian beton hasil trial mix AJB-nya,” ungkapnya.

Menurutnya, proyek Museum Perdamaian Bali juga sejalan dengan visi Pemkab Badung dalam membangun pariwisata berkualitas berbasis budaya melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Baca Juga:  Kuta di Malam Hari, Saat Jalanan Menyimpan Cerita Gepeng Lintas Pulau

“Kita bertitik tolak juga pada visi misi dari Bapak Bupati dan Wakil Bupati dengan konsep bagaimana terwujudnya pariwisata yang berkualitas dengan membangun nilai-nilai Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” ujarnya.

Selain menjadi simbol perdamaian dunia dan penghormatan bagi korban Bom Bali, museum ini diharapkan mampu menciptakan sumber ekonomi baru bagi kawasan Kuta pascapandemi, termasuk meningkatkan kunjungan wisata dan pendapatan daerah.

“Nah di sinilah yang kita berharap nanti bagaimana dengan munculnya telah dibangunnya museum ini dapat memberikan dampak lebih baik. Di satu sisi juga untuk PAD kita di Badung dengan baik dari kunjungan dan ada dampak positif yang diterima oleh masyarakat termasuk juga dari keluarga korban-korban yang ada pada waktu kejadian,” pungkasnya. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR