Jakarta, baliwakenews.com – Minum air hangat setelah bangun tidur terbukti memiliki berbagai manfaat kesehatan, mulai dari melancarkan pencernaan hingga membantu proses detoksifikasi tubuh. Kebiasaan ini disarankan oleh sejumlah ahli kesehatan sebagai bagian dari rutinitas pagi yang sederhana namun berdampak besar.
Menurut salah seorang ahli gisi, air hangat dapat merangsang pergerakan usus dan membantu melunakkan feses, sehingga efektif mencegah sembelit. “Air hangat bekerja seperti pelumas alami bagi saluran cerna. Ini bisa sangat membantu, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan pencernaan ringan,” ujarnya, Selasa (3/6).
Selain itu, air hangat juga diyakini dapat memperlancar sirkulasi darah dan meningkatkan suhu inti tubuh, yang merangsang proses detoksifikasi alami melalui keringat. Suhu hangat yang dikonsumsi tubuh turut memicu relaksasi otot, termasuk otot perut dan saraf, yang dapat membantu mengurangi stres dan ketegangan.
Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Natural Science menyebutkan bahwa minum air hangat di pagi hari dapat meningkatkan metabolisme, yang berdampak pada pengendalian berat badan. Bila dikombinasikan dengan air lemon atau madu, efeknya bisa meningkat.
Ahli nutrisi klinis, Fitri Ayu, menambahkan bahwa kebiasaan ini juga berkontribusi pada kesehatan kulit dan mencegah penuaan dini. “Dengan lancarnya sirkulasi darah dan proses detoks, kulit akan terlihat lebih cerah dan sehat,” katanya.
Masyarakat disarankan untuk mengonsumsi satu gelas air hangat, sekitar 200–250 ml, setiap pagi sebelum sarapan atau minuman berkafein. Namun, suhu air sebaiknya tidak terlalu panas untuk mencegah iritasi pada kerongkongan.
Kebiasaan sederhana ini dianggap sebagai salah satu bentuk perawatan tubuh alami yang mudah dilakukan tanpa biaya besar. BWN-01





























