Nusa Dua, baliwakenews.com
Menteri Perhubungan (Mengub) Budi Karya Sumadi memastikan kalau pelaksanaan Bali Internasional Airshow (BIAS) 2024 tidak akan mengganggu lalin penerbangan di Bandara Ngurah Rai.
“Jadi temen- teman, ita kan cukup berpengalaman pada saat G20 dan beberapa event kita memang mengidentifikasi beberapa pesawat-pesawat yang akan takeoff dan landing kalau kita lihat tidak ada satu kepala negarapun. Artinya VVIP yang menyita ruang apron tidak ada jadi tingkat kesulitannya relatif tidak susah,” ujar Budi.
Namun demikian pihaknya tidak mengabaikan itu dan terus berkoordinasi dengan semua stakeholder dan merencanakan kapan itu dilakukan dan kapan kesempatan komersial jalan.
“Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya mengimbau kalau mau datang ke Bali ya hari ini, karena besok dua hari relatif masif sehingga mungkin sedikit terganggu,” ujarnya Selasa (17/9/2024).
Untuk itu dia juga minta maaf kepada mereka yang datang pergi ke Bali. “Tapi yakin dengan Airshow ini Bali menjadi suatu pusat kegiatan yang bukan saja kegiatan tapi teknologi. Dan tamu asing yang datang ke sini pasti memberikan suatu promosi,” paparnya sembari mencontohkan pelaksannan G20 yang membuat turis meningkat pesat dengan diadakan di Bali.
Dengan dilakukan di Bali timbal baliknya maka bmBali makin terkenal. “Kita berusaha untuk membuat seimbang, satu sisi kita pastikan airshow berjalan baik, di sisi lain kami memanage ruang udara ngurah rai dapat dijangkau dengan tidak ada masalah,” tegasnya.
Dia mengaku berbahagia karena kita bisa melaksanakan suatu forum dimana Airshow berlangsung. Ini artinya Indonesia menjadi suatu tempat untuk memamerkan teknologi aviasi yang ada di dunia.
“Oleh karenanya saya mengucapkan terima kasih kepada bapak menko yang menginisiasi ini, dan saya berterima kasih kepada para artivisition, exhibiter, yang melakukan kegiatan di Indonesia.
Indonesa merupakan salah satu center dari kegiatan aviasi yang relatif memiliki suatu jumlah yang banyak sehingga pantas Indonesia menjadi tempat yang dilakukannya Airshow,” jelasnya.
Dia berharap dengan diadakan airshow ini Indonesia akan menjadi satu center atau hub yang tentu menghasilkan suatu benefit yang baik bagi indonesia. “Sebagai contoh kita punya Bali, punya daya tarik pariwisata, jadi bukan saja sebagai pusat pariwisata tetapi hub dari aviasi. Jakarta tentunya demikian juga. Ini yang harus diupayakan agar indonesia menjadi center atau hub penerbangan di asia pasific,” pungkasnya. BWN-04































