Mengambil Tempelan Narkoba di Pinggir Jalan, Dua Warga Kazakhstan Ditangkap BNNP Bali

Iklan Home Page

Gianyar, baliwakenews.com – Pada Jumat sore, 11 April 2025 di jalanan sepi Desa Batuan, Sukawati, Gianyar, dua pria asing tampak gelisah. Salah satunya mondar-mandir di pinggir Jalan Raya Batuan Kaler, matanya tajam menyapu rerumputan dan batu-batu kecil seolah mencari sesuatu yang berharga. Di kejauhan, seorang pria lain duduk di atas sepeda motor yang menyala, menanti dalam diam.

Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali rupanya telah mengamati keduanya sejak beberapa waktu. Gerak-gerik mencurigakan itu berujung pada penangkapan. Dari balik semak dan batu, aparat menemukan puluhan paket sabu-sabu yang disembunyikan rapi dalam plastik klip, dibalut lakban hitam, total beratnya 49,18 gram.

Baca Juga:  Usai Tusuk Warga Denpasar, Pelaku Berniat Kabur ke Kalimantan

Kedua warga negara asing itu, GT (28) dan IM (35), tak berkutik saat digiring ke kantor BNNP. Kepada penyidik, mereka mengaku hanya menjalankan perintah. Narkotika itu, kata mereka, hendak diedarkan di sekitar Gianyar, sesuai instruksi seseorang berinisial EVIL, nama yang terdengar seperti tokoh fiktif dalam komik detektif, tapi dalam kasus ini, cukup nyata untuk membuat BNNP waspada.

“EVIL masih kami selidiki, kemungkinan besar berada di luar negeri,” kata Brigjen Pol. Rudy Ahmad Sudrajat, Kepala BNNP Bali, saat memberi keterangan kepada media, Selasa, 13 Mei. Ia menambahkan, jaringan yang menyeret dua WNA ini diduga terafiliasi dengan sindikat narkotika internasional asal Rusia.

Baca Juga:  Kecanduan Judi Online, Ibu Muda di Buleleng Gelapkan Uang Perusahaan Hingga Rp 638 Juta

Pulau Bali, dengan segala eksotismenya, rupanya bukan hanya surga bagi wisatawan. Bagi jaringan narkotika global, ia adalah pasar potensial, terutama dengan banyaknya warga asing yang menetap atau berlibur dalam waktu panjang. “Mereka menyasar WNA di Bali,” ujar Rudy.

Kasus ini menambah panjang daftar keterlibatan warga negara asing dalam peredaran narkotika di Indonesia, khususnya Bali. Para pelaku kerap beroperasi dalam senyap, menggunakan metode-metode pengiriman tersembunyi dan lokasi penyimpanan tak terduga, seperti menyelipkan sabu di balik semak pinggir jalan.

Baca Juga:  Akad Massal KUR di Unud, 1.000 UMKM Kreatif Didorong Naik Kelas

GT dan IM kini mendekam di Rumah Tahanan BNNP Bali. Di luar tembok tahanan, petugas terus menelusuri jejak EVIL, sosok hantu dalam jaringan gelap narkotika internasional yang menyimpan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR