Renon, baliwakenews.com
Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang diusung PDI Perjuangan, Wayan Koster – I Nyoman Giri Prasta (Koster – Giri), resmi mendaftar sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Masa Bakti 2025-2030 ke KPU Provinsi Bali, Kamis 29 Agustus 2024. Pendaftaran diiringi kirab budaya dan ribuan massa, dengan berjalan kaki dari kantor DPD PDI Perjuangan ke KPU Bali.
Koster – Giri diusung oleh koalisi 8 partai politik pendukung lainnya yakni Partai Persatuan Pembangunan, Hanura, Partai Bulan Bintang Partai Umat Partai Gelora Partai Buruh Partai Kebangkitan Bangsa dan Perindo, ini optimis akan memenangkan pemilihan Gubernur Bali 2024. Pasalnya berdasarkan Pileg 2024 untuk DPRD Bali, keseluruhan partai pendukung ini mencapai 62% suara. “Saya tidak menargetkan berapa persen suara, tapi optimis bisa menang,” ujarnya.
Koster dalam sambutannya berharap agar penyelenggara dalam hal ini KPU dan Bawaslu dapat bertugas dengan baik. Yaitu mampu memberikan ruang bagi masyarakat Bali untuk menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani.
“Semoga niat bagi kami berdua (Koster-Giri red) mendapatkan restu semesta, agar semua dilapangkan jalannya, mewujudkan apa yang dicita-citakan melalui visi misi yang kami canangkan,” ujarnya didampingi Giri Prasta.
Koster berharap agar Pilkada dapat terselenggara dengan lancar, aman, damai, dan kondusif. Mengingat Bali sangat berkepentingan dalam pemulihan pariwisata pasca pandemi.
Selain itu, Koster menambahkan, bahwa dalam Pilkada serentak ini, pendaftaran dari Partai PDI Perjuangan dilakukan serentak di kabupaten/kota di Bali baik pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Cabup dan Cawabup, maupun pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota.
Selain itu, PDI Perjuangan juga kompak Gubernur terpilih nanti maupun Bupati/Walikota dengan visi-misinya ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ melalui pola pembangunan semesta berencana.
Disinggung terkait program kerja riil, Koster enggan berkomentar banyak. ” Bukan disini tempatnya saya memaparkan program kerja, ” tukasnya.
Sementara Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan mengusung maskot ‘Genta Nayaka Praja’ yang memiliki makna mencari pemimpin Bali yang baik bagi masyarakat Bali.
Ditambahkan, dalam Pilkada kali ini KPU mengimbau agar pasangan calon seminim mungkin menggunakan baliho. Dan tidak kalah menarik saat pelantikan KPPS nanti akan dilakukan penanaman pohon sebanyak 25000.
“Mari bersama menjaga dan mewujudkan kondusifitas dalam Pilkada serentak ini,” pungkasnya. BWN-03

































