Made Wijaya: Beri “ Reward” SDM TPS3R

Iklan Home Page

Tanjung Benoa, Baliwake News.com

Keberadaan TPS 3R di masing-masing kelurahan diharapkan menjadi solusi Penanganan sampah berbasis sumbernya yang kini masih menjadi permasalahan. Untuk memaksinalkan peran TPS 3R ini, pemerintah diharapkan lebih memperhatikan keberadaan SDM yang berperan penting memaksinalkan Penanganan sampah ini. Saran ini dilontarkan Anggota DPRD Badung, Made Wojaya, Jumat (15/12/2023).

Dewan yang juga Bendesa Adat Tanjung Benoa ini mendorong pemerintah untuk memperhatikan keberadaan TPS-3R di sejumlah Kelurahan di wilayah Badung. Selain memperhatikan sarana dan prasarana dia juga berharap pemerintah bisa memperhatikan Sumber Data Manusia (SDM)nya.

Baca Juga:  BALINOMICS : Dampak Ekonomi Global Dan Strategi Penguatan Investasi di Bali

Perhatian pemerintah ini dipandangnya sangat penting atas keberadaan TPS-3R maupun pekerja di seluruh Badung, termasuk di Tanjung Benoa. Dicontohkannya dengan memberikan semacam penghargaan kepada Para petugas ini. Tokoh yang akrab disapa Yonda ini mengaku khawatir jika perhatian Ini tidak dilakukan lambat laun TPS-3R ini tidak mampu berdiri kokoh dan tidak berjalan optimal. “Tidak ada orang yang sejak bangku sekolah bercita-cita sebagai pegawai sampah. Ketika sekarang orang mau menjadi itu, berarti kesejahteraannya harus dipikirkan. Bila perlu ditinggikan,” tegasnya sembari mengungkapkan kalau pihaknya di Tanjung Benoa sudah melakukan Pola tersebut.

Baca Juga:  Badung Terang Tanpa Kabel Udara, Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Pariwisata

Dimana TPS3R yang berada di bawah Kelurahan Tanjung Benoa, dalam menunjang operasionalnya disubsidi oleh pihaknya di desa adat sebesar Rp 60 juta per bulan. Selain itu setiap tahun ketika ada pembagian sembako, para pekerja juga mendapatkan lebih. “Angkat harkat dan martabat mereka, dan berikan reward atau apresiasi kepada mereka,” sarannya.

Subsidi cukup besar dari desa adat ini umumnya diarahkan untuk menjaga eksistensi TPS-3R, seperti menunjang gaji para pegawai. Bukan itu saja, layanan sampah kepada masyarakat di Tanjung Benoa juga diberikan secara gratis dan tidak ada biaya yang dibebankan.

Baca Juga:  Pengurus LPD Bualu Diajak Selalu "Eling"

“Mungkin kalau di tempat lain masih bayar. Tapi di Tanjung Benoa ini masyarakat kita berikan gratis,” ungkapnya sembari menambahkan jika ingin mensukseskan program penanganan sampah, salah satu jawabannya adalah dengan menggandeng pihak desa adat. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR