Prabowo Resmikan Bendungan Sidan, Koster: Bali Makin Siap Hadapi Krisis Air dan Perkuat Ketahanan Pangan

Iklan Home Page

Mangupura,, Baliwakenews.com

Presiden RI, Prabowo Subianto secara serentak meresmikan lima bendungan strategis di Indonesia, termasuk Bendungan Sidan di Bali, Jumat (10/7/2026). Peresmian dilakukan terpusat dari Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dan diikuti secara virtual dari masing-masing daerah.

Di Bali, Gubernur Bali, Wayan Koster mengikuti prosesi peresmian Bendungan Sidan dari Kabupaten Badung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali serta kepala daerah dari wilayah yang terdampak langsung oleh keberadaan bendungan tersebut.

Selain Bendungan Sidan, Presiden Prabowo juga meresmikan Bendungan Meninting di NTB, Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, serta Bendungan Jlantah di Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut lima bendungan tersebut merupakan proyek strategis nasional dengan total investasi mencapai Rp9,79 triliun. Infrastruktur ini diyakini menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan pasokan air bersih, mengurangi risiko banjir, hingga mendukung pengembangan energi baru terbarukan.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Hadiri Haul Kabupaten Badung Tahun 2023

Menurut Presiden, keberadaan lima bendungan itu diproyeksikan mampu menopang produksi hingga satu juta ton beras serta memperkuat upaya pemerintah menuju swasembada pangan dan energi.

Bendungan Sidan sendiri dibangun sejak 2018 hingga 2024 dengan nilai investasi sekitar Rp1,8 triliun. Bendungan yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ayung ini melintasi tiga kabupaten, yakni Badung, Gianyar, dan Bangli.

Lokasi bendungan mencakup Desa Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, serta Desa Buntutin, Mengani, dan Langgahan di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Baca Juga:  Sekda Badung Koordinasikan Pengisian JPT Pratama disaat Wabah Covid-19

Dengan kapasitas tampung mencapai 5,76 juta meter kubik dan tinggi bendungan 68 meter, Bendungan Sidan memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan air di Bali.

Bendungan ini mampu menyuplai air baku sebesar 1,75 meter kubik per detik yang akan didistribusikan ke Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar, dan Tabanan. Selain itu, Bendungan Sidan juga akan mengairi lahan pertanian seluas 9.598 hektare melalui jaringan irigasi sepanjang 123,19 kilometer.

Tak hanya mendukung sektor pertanian, bendungan ini juga berfungsi sebagai pengendali banjir serta memiliki potensi pembangkit energi ramah lingkungan sebesar 8,08 MW yang berasal dari PLTA berkapasitas 0,65 MW dan PLTS terapung sebesar 7,43 MW.

Baca Juga:  Cabup Badung I Wayan Suyasa Mohon Doa Restu Ke Presiden RI Ke-7

Dalam peresmian di Bali, Gubernur Wayan Koster didampingi Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, Wakil Ketua DPRD Bali I Gede Komang Kresna Budi, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, serta sejumlah pejabat TNI, Polri, dan Kejaksaan.

Dengan mulai beroperasinya Bendungan Sidan, Bali kini memiliki salah satu infrastruktur air terbesar yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan air baku, meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi ancaman banjir, sekaligus memperkuat transisi menuju energi hijau di Pulau Dewata. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR