Mangupura, baliwakenews.com
Pemerintah Kecamatan Kuta Selatan terus memperkuat fondasi ekonomi lokal dengan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu berkembang di tengah pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata. Sebanyak 90 pelaku UMKM dari seluruh desa dan kelurahan mengikuti pembinaan ekonomi kreatif, Rabu (29/4/2026).
Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menciptakan UMKM yang lebih inovatif, adaptif, dan siap bersaing di era digital.
Camat Kuta Selatan menegaskan, UMKM memegang peranan penting sebagai penggerak utama roda perekonomian masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi prioritas utama.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi masyarakat. Mereka harus terus didorong agar semakin kreatif, berkualitas, dan memiliki daya saing yang kuat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan langsung dari narasumber Rumah BUMN. Materi yang diberikan meliputi strategi pengembangan usaha, pemasaran digital, hingga teknik membangun branding produk agar lebih dikenal pasar.
Langkah ini dinilai sangat relevan mengingat pola konsumsi masyarakat kini semakin bergeser ke platform digital. Pelaku UMKM dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan tren sekaligus memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar.
Melalui pembinaan berkelanjutan ini, Pemerintah Kecamatan Kuta Selatan berharap lahir lebih banyak UMKM lokal yang mampu naik kelas, menembus pasar yang lebih luas, dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan penguatan sektor UMKM, Kuta Selatan tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi juga sebagai pusat ekonomi kreatif yang tumbuh kuat, mandiri, dan berkelanjutan. BWN-04


































