Denpasar, baliwakenews.com
Bali United menelan kekalahan tipis 1-2 atas Bhayangkara FC dalam babak penyisihan grup C Piala Presiden 2022, Kamis (16/6) malam di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Kekalahan ini menjadi yang pertama sejak tiga bulan lalu.
Serdadu Tridatu terakhir mengalami kekalahan di tanggal 25 Maret 2022 ketika dikandaskan Persebaya Surabaya dengan skor 3-0 di Liga 1 musim lalu. Setelah tiga bulan berjalan, pil pahit itu kembali ditelan Spasojevic dkk.
Tapi kekalahan itu bukan sebuah kegagalan. Publik tentu paham bahwa Piala Presiden kali ini bukan fokus utama. Ajang ini dijadikan Teco sebagai bahan evaluasi sebelum menuju AFC Cup Grup G yang tinggal hitungan hari.
Tapi kekalahan juga tak bisa diterima. Status sebagai juara bertahan liga tentu sedikit tercoreng karena hasil ini. Tapi apapun itu, Bali United selalu menghadirkan drama serta pro maupun kontra di setiap hasil pertandingannya.
Pelatih kepala Bali United, Stefano ‘Teco’ Cugurra mengatakan ia menerima kekalahan ini dengan lapang dada. Meski begitu, ia menyebut faktor kekalahan ini karena kurangnya penjagaan terhadap pemain Bhayangkara FC.
Bali United tertinggal lebih dulu di babak pertama, dan sukses disamakan oleh Novri Setiawan yang kembali mencetak gol di Piala Presiden ini. Sayang, kelengahan di menit akhir membuat konsentrasi lini belakang pecah dan akhirnya kebobolan.
“Kami sudah bekerja keras sampai akhir, namun hasil berkata lain. Evaluasi tetap dilakukan,” ujar Teco usai laga.
Dengan kekalahan ini, Bali United hanya mengantongi poin 1 dari dua pertandingan. Untuk dapat lolos, mau tidak mau Spasojevic dkk wajib menang di laga akhir melawan Persebaya Surabaya. BWN-06


































