Denpasar, baliwakenews.com
M. Rizieq Fatah (20) harus berurusan dengan polisi. Pria yang bekerja sebagai buruh proyek itu nyaris memperkosa siswi sekolah dasar di Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Kamis (24/8) pagi. Tersangka asal Glemor, Banyuwangi ini tak kuasa menahan hasratnya karena kecanduan nonton video porno.
Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas, didampingi Kapolsek Denpasar Utara Iptu Putu Carlos Dolesgit mengatakan, tersangka awalnya bekerja dan tinggal di bedeng dekat rumah korban. “Korban sering diintip saat mandi oleh tersangka. Korban berusia 10 tahun,” katanya, Jumat (25/8).
Hingga akhirnya, pada Kamis pagi tersangka usai menonton film porno di ponselnya melihat korban ke kamar mandi. Dia kembali mengintip korban. Setelah mandi, korban ke kamar hendak ganti baju mau berangkat sekolah. “Tersangka mengikuti dari belakang. Dan tersangka mencium dan membekap mulut korban. Tersangka juga mencekik leher korban agar tidak berteriak,” kata Bambang.
Korban tetap melawan berteriak dan menendang tersangka. Teriakan korban membuat tersangka takut dan dia melarikan diri. Setelah itu korban melapor ke orang tuanya. Dan peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Denpasar Utara.
Menurut Bambang, berdasarkan laporan itu, Kanit Reskrim Polsek Denut Ipda I Kadek Astawa Bagia melakukan penyelidikan. Dan tersangka ditangkap di bedeng beberapa jam usai kejadian. “Tersangka mengaku sering merekam korban saat mandi melalui lubang loster. Tersangka baru empat hari tinggal di bedeng itu,” ucapnya.
Tersangka dijerat dengan Pasal 285 KUHP Juncto 53 KUHP dan atau Pasal 82 Juncto 76 E UU nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman penjara 12 tahun atau 15 tahun denda 5 miliar. BWN-01





























